Kompas.com - 04/07/2013, 20:23 WIB
Lumina, apartemen mewah perdana yang dikembangkan pengembang China, China Vanke Co Ltd. www.skyscrapercity.comLumina, apartemen mewah perdana yang dikembangkan pengembang China, China Vanke Co Ltd.
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com — Tingginya jumlah imigran asal Asia di Amerika Serikat, terutama di San Fransisco, memotivasi China Vanke melakukan ekspansi. Mereka mengembangkan properti di kota yang termasuk ke dalam negara bagian California itu.

China Vanke Co Ltd merupakan pengembang asal Negeri Tirai Bambu yang memanfaatkan iklim investasi di AS pasca-resesi 2008. Saat ini, kondisi pasar AS mulai pulih, ditandai dengan meningkatnya kebutuhan hunian dan ruang komersial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

China Vanke menjalin aliansi strategis dengan pengembang lokal, Tishman Speyer. Keduanya secara resmi mengembangkan Lumina di koridor Folsom. Ini merupakan kondominium mewah pertama kolaborasi keduanya yang berisi 655 unit. Proses pembangunan telah dimulai pada  Rabu (3/7/2013) waktu setempat.

Bagi China Vanke, Lumina merupakan investasi properti pertama yang mereka lakukan di mancanegara, menyusul kesuksesan mereka yang telah menjual 140.000 hunian tahun lalu di pasar domestik.

"Kami sedang mencari pasar yang menantang dan mapan. San Fransisco merupakan garapan ekspansi kami yang sangat menarik. Lumina adalah representasi eksistensi kami," kata Wang Shi, CEO dan pendiri China Vanke.

Proyek yang berada di Folsom St. 201 terdiri atas dua menara, masing-masing setinggi 37 dan 42 lantai, serta dua bangunan podium mid-rise, di tengah-tengahnya. Lumina menggenapi portofolio properti milik Tishman Speyer di lokasi yang sama sebelumnya, yakni Infinity. Properti ini juga merupakan apartemen mewah yang dirancang secara khusus. Proses pembangunan Infinity terbagi dalam dua tahap.

Mereka menunjuk Lend Lease sebagai kontraktor utama dan akan mulai bekerja segera. Proses konstruksi akan memakan waktu sekitar 23 bulan. Berbeda dengan praktik penjualan properti di Indonesia, di mana kantor marketing dibangun dan pra-penjualan dilakukan sebelum proyek konstruksi dimulai, kantor marketing Lumina justru dibangun musim panas 2014.

Presiden dan co-CEO Tishman Speyer, Rob Speyer, mengatakan, Infinity merupakan proyek rintisan di lingkungan yang sedang berkembang pesat. Permintaan hunian mulai tumbuh di sini. Lumina akan menambah portofolio mereka menjadi pilihan konsumen. 

Tipikal unit Lumina yang ditawarkan bervariasi, mulai dari studio hingga tiga kamar tidur dengan luas bangunan rata-rata 1.275 kaki persegi. Fasilitas yang tersedia club house tiga tingkat, area hiburan luar ruang, play ground, tempat penyimpanan sepeda dan layanan valet 24 jam di tempat parkir.

Bernardo Fort-Brescia, arsitek dari Arquitectonica, merancang Lumina dengan konsep terintegrasi bersama dua ruang komersial seluas 9.500 kaki persegi. 


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.