Kompas.com - 11/06/2013, 19:48 WIB
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Konsumen properti kelas menengah ke bawah di Jabodetabek sudah lama meninggalkan mimpi untuk tinggal di tengah kota Jakarta. Selama ini, para pencari rumah pertama menyingkir ke daerah-daerah penyangga. Tampaknya, tren semacam ini tidak akan banyak berubah dalam beberapa tahun ke depan.

Menurut Sales Manager Rumah123.com Meddy H. Papinka selama tiga bulan terakhir, kawasan pinggiran seperti Bintaro, Serpong, dan Cibubur merupakan favorit pencari rumah pertama. Meski hasil survei sentimen pasar tahun lalu memperlihatkan 23 persen konsumen properti sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 250 juta, namun pertimbangan konsumen selalu dimulai dari lokasi, bukan biaya.

"Kami mencatat, setiap bulan teradapat 75.000 orang mencari properti di Bintaro, Serpong, dan Cibubur. Posisi ini tidak berubah sejak tahun lalu," ujar Meddy kepada Kompas.com, di Jakarta, Selasa (11/6/2013).

Hal ini tidak mengherankan mengingat daerah pinggir kota (suburb) masih memiliki lahan luas untuk dikembangkan. Namun, hal menarik adalah meski banyak proyek baru, penjualan rumah seken juga cukup diminati di daerah tersebut. Meskipun baru, kadang-kadang sudah langsung berganti kepemilikan karena tingginya minat pencari properti di tiga daerah ini.

Para pencari properti tersebut, umumnya menggunakan internet dengan mengunjungi portal tertentu. Mereka terbagi dalam dua kelompok usia mayoritas. Usia 25 sampai 35 tahun sebanyak 25 persen dan usia 35 sampai 45 tahun 20-22 persen. Dengan kata lain, pengunjung terbanyak merupakan kaum muda, yang kemungkinan besar baru mencari rumah pertama.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.