Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Gandeng Kadaster, Pemerintah Ciptakan Layanan Pertanahan Berbasis Partisipatif

IGIF merupakan layanan elektronik serta penyempunaan metode Participatory Land Registration (PaLar) untuk pengembangan pendaftaran tanah berbasis partisipatif.

Sebagaimana diketahui, Kementerian ATR/BPN telah bekerja sama dengan Kadaster sejak tahun 2017 silam dalam proyek PaLaR.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto mengungkapkan, kerja sama strategis tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam mentransofrmasikan manajemen data, mengatasi tantangan dalam layanan pertanahan elektronik, serta memperbaiki metode pendaftaran tanah partisipatif. 

Hal tersebut disampaikan Arief pada pada kegiatan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan Kadaster secara virtual, Rabu (5/8/2020).

“Semoga kita bisa mewujudkan tujuan kita bersama untuk administrasi pertanahan yang lebih baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan,” ucap Himawan seperti dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, Jumat (7/8/2020).

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian ATR/BPN Gabriel Triwibawa menambahkan, kerjasama yang dilakukan dengan Kadaster diharapkan dapat menghasilkan pendaftaran tanah yang modern di Indonesia. 

“Dengan metodologi dan teknologi yang digunakan dalam proyek ini, proses pengumpulan data spasial dan yuridis menjadi lebih efisien sehingga dapat mendukung upaya percepatan pendaftaran tanah di Indonesia,” ungkap Gabriel.

Selama pelaksanaan perjanjian kerja sama berlangsung, pihaknya akan mengatur berbagai kegiatan seperti seminar, lokakarya, studio dan presentasi, pelatihan singkat, kunjungan studi, dan lain sebagainya. 

Sementara itu, Direktur Kadaster Kees de Zeeuw memastikan akan membantu Kementerian ATR/BPN dalam proyek ini.

“Kami akan memastikan desain dan pembangunan substansi workshop, menyediakan tenaga ahli, waktu serta logistik dan biaya sendiri, dan juga menyelesaikan pemeriksaan peserta workshop,” ucap Zeeuw.

https://properti.kompas.com/read/2020/08/07/132649021/gandeng-kadaster-pemerintah-ciptakan-layanan-pertanahan-berbasis

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar