Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jasa Marga Siapkan Skenario Layanan Operasional Idul Fitri 2020

Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pelat merah ini memprioritaskan pada empat layanan utama operasional di sepanjang 1.162 kilometer jalan tol yang dikelola. 

Baik itu di Regional Jasamarga Metropolitan Tollroad, Regional Jasamarga Trans Jawa Tollroad, maupun di Regional Jasamarga Nusantara Tollroad.

Keempatnya adalah layanan transaksi, layanan konstruksi, layanan lalu lintas, dan layanan tempat istirahat.

Operations and Maintenance Management Group Head Jasa Marga Fitri Wiyanti memastikan, skenario layanan operasional ini tetap mengikuti dan menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Surat Edaran (SE) Nomor 7/SE/M/2020. 

"Tujuannya untuk membatasi arus masuk dan keluar kendaraan di tiga regional pengelolaan jalan tol Jasa Marga, demi meminimalisasi penyebaran Covid-19," ujar Fitri dalam konferensi video, Selasa (12/5/2020).

Untuk layanan transaksi, Jasa Marga menyiapkan gardu operasional sesuai dengan kebutuhan di lapangan dengan batasan antrean maksimal 10 kendaraan.

Memastikan keberfungsian peralatan tol hingga 100 persen, menyiapkan personil tambahan untuk membantu tapping, dan mobile reader.

Sementara untuk layanan lalu lintas, Jasa Marga berkoordiansi dengan Kepolisian, dan Dinas Perhubungan, guna memastikan keamanan dan kelancaran.

Layanan lalu lintas ini dilakukan mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dan Ketentuan Pembasatan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan disesuaikan dengan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.

Selanjutnya untuk layanan konstruksi, Jasa Marga akan terus melakukan pemeliharaan jalan tol kelolaan secara rutin agar tetap dapat memenuhi Standar Pelayanan Miminal (SPM). 

Namun, untuk proyek yang berpotensi menghambat kelancaran lalu lintas seperti scrapping filling overlay (SFO) dan perkerasan, Jasa Marga akan menghentikan pekerjaan sementara mulai H-2 atau Kamis (21/5/2020) pukul 00.00 WIB hingga H2 atau Senin (25/5/2020) pukul 24.00 WIB.

Ada pun untuk layanan tempat istirahat dan pelayanan (TI) atau rest area, Jasa Marga memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan kapasitas SPBU, memaksimalkan jumlah area parkir tersedia, penyediaan pos pengamanan, dan menyediakan posko kesehatan.

Jasa Marga menetapkan pembatasan waktu tunggu di TIP atau rest area maksimal 30 menit.

Jalur fungsional

Selain empat layanan utama tersebut, perusahaan juga telah menyiapkan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan sebagai jalur yang dapat dioperasikan secara fungsional tanpa tarif.

Menurut Regional Jasamarga Metropolitan Tollroad Division Head Reza Febriano, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan akan difungsikan jika terjadi antrean panjang kendaraan di GT Kalihurip Utama.

"Ini tentu atas diskresi Kepolisian dengan rencana operasi mulai pukul 07.00 hingga pukul 17.00 WIB," kata Reza.

Kendaraan akan diarahkan melalui tol fungsional sepanjang 10,2 kilometer mulai dari Simpang Susun Sadang (GT temporer) menuju jalan arteri dan berakhir di perempatan Jalan Industri.

"Pengendara bisa masuk kembali jalan tol melalui GT Karawang Timur," ucap Reza.

https://properti.kompas.com/read/2020/05/12/173319321/jasa-marga-siapkan-skenario-layanan-operasional-idul-fitri-2020

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke