Salin Artikel

Puncak Arus Mudik 1 Juni, "One Way" Diperpanjang

Hal ini dikemukakan GM PT Jasamarga Cabang Jakarta-Cikampek Raddy R Lukman, dan Wakil Direktur PT Lintas Marga Sedaya (LMS) pengelola Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Firdaus Azis kepada Tim Merapah Trans-Jawa 4.0 Kompas.com, Minggu (2/6/2019).

Raddy menuturkan, data sementara lalu lintas mudik melalui GT Cikatama Tol Jakarta-Cikampek merupakan yang tertinggi yakni sebanyak 86.000 kendaraan.

Angka ini meroket 367 persen dibanding rata-rata kondisi normal sebanyak 23.484 kendaraan.

Sebelumnya lalu lintas mudik tertinggi tercatat pada tanggal 30 Mei 2019 atau H-6 sejumlah 71.901 kendaraan.

"Ini rekor baru," kata Raddy.

Angka tersebut naik sekitar 278 persen dari Lalulintas Harian Rata-rata (LHR) normal sebesar 23.197 kendaraan.

Catatan ini merupakan lalu lintas tertinggi yang menuju arah Timur melalui GT Cikatama yang sebelumnya masih tercatat tertinggi pada Kamis (30/5/2019) yaitu sebanyak 71.901 kendaraan atau melonjak 210 persen dari LHR normal.

Sementara volume kendaraan yang melintasi GT Palimanan, baik yang mengarah ke Jawa Tengah dan Timur maupun Jakarta, mulai H-4 atau Sabtu (1/6/2019) pukul 22.00 hingga H-3 atau Minggu (2/6/2019) pukul 06.00 WIB, sebanyak 27.565 kendaraan.

"Angka ini mengalami peningkatan 0,23 persen dibanding periode yang sama pada hari sebelumnya yang mencapai 27.501 kendaraan," tutur Firdaus.

Jumlah tersebut meningkat sebesar 0,7 persen dibanding periode yang sama pada hari sebelumnya sebanyak 20.260 kendaraan.

Untuk sementara, volume kendaraan ke arah Jawa Tengah terbanyak melalui GT Palimanan tercatat terjadi pada Jumat (31/5/2019) pukul 22.00 WIB hingga Sabtu (1/6/2019) pukul 06.00 WIB, sebanyak 36.547 kendaraan.

"Kami bisa katakan ini merupakan puncak arus mudik sejak H-7 hingga H-4," kata Firdaus.

Diperpanjang

Kepadatan yang terjadi di Tol Cipali pada H-3 Lebaran atau Minggu (2/6/2019) pagi, menjadi alasan pelaksanaan satu arah (one way) diperpanjang hingga KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung.

Perpanjangan rekayasa lalu lintas one way, dilakukan untuk mengurangi kepadatan di eks GT Cikopo, selain untuk mengurangi kepadatan akibat transisi dari one way ke jalur normal di GT Brebes Barat.

Hal inilah yang mendorong Jasa Marga dan LMS memperkirakan bahwa H-4 ini adalah puncak arus mudik, sehingga dilakukan antisipasi perpanjangan rekayasa one way, dan pemberlakuan contraflow sekaligus.

Sementara ini, volume lalu lintas Minggu (2/6/2019) ini terlihat ramai lancar dengan kombinasi rekayasa lalu lintas one way dan contraflow  di KM 61 sampai KM 70 pada pukul 06.55 WIB dan diperpanjang secara bertahap.

https://properti.kompas.com/read/2019/06/02/142219821/puncak-arus-mudik-1-juni-one-way-diperpanjang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.