Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cegah Rumah Bocor Saat Hujan dengan Cara Ini...

Kompas.com - 09/02/2015, 09:00 WIB
Arimbi Ramadhiani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Saat musim hujan, rumah yang kurang perhatian, bisa menyulitkan. Air hujan, bisa merembes masuk ke dalam rumah dengan berbagai cara. Oleh karena itu, penanganan dini agar rumah terhindar dari kebocoran, sangat diperlukan.

Berikut beberapa ulasan yang bisa Anda ikuti sebagai upaya preventif menghadapi musim hujan.

Kemiringan atap

Pada saat membangun rumah, kondisi atap sebaiknya dirancang dengan kemiringan 30 - 40 derajat. Kemiringan yang tepat merupakan salah satu cara menghindarkan air menggenang dan kebocoran.

Kurangi sambungan atap karena sambungan ini memiliki potensi besar terjadinya bocor. Lalu, jika rumah sudah terbangun, perhatikan keretakan yang mungkin ada di atap rumah Anda.

Perhatikan juga bubungan atap

Jika terdapat retak pada bubungan, berikan kawat kasa dan lapisi dengan cat anti-air (waterproof). Jika retaknya besar, sebaiknya Anda membobolnya terlebih dahulu, baru memplester kembali bagian tersebut.

Selain memperhatikan bagian yang retak, jangan lupa juga untuk menjaga agar plafon tidak lembab. Plafon yang lembab dapat menjadi lapuk dan roboh. Selain itu, kayu yang terpapar air karena bocoran air hujan juga menjadi tempat paling disukai rayap.

Khusus untuk atap asbes, jangan lupa melapisi paku baut dengan karet dan dipelingkut di area pakunya. Setelah itu, baru Anda mengebornya. Dengan begitu, air tidak rembes melalui celah lubang paku.

Selesaikan masalah air rembes

Dinding dapat menjadi "korban" rembesan air. Untuk menghindarinya, sistem penyaluran air hujan (talang air) harus sudah terpasang dengan baik terlebih dahulu. Setelah pemasangan talang sempurna, dinding luar sebaiknya diberikan weathershield untuk menghindari jamur.

Jika jamur "telanjur" hadir, segera kerok dan cat kembali dengan cat khusus anti-air. Khusus untuk dinding batu alam, berikan vernis antijamur setiap enam bulan sekali.

Pintu dan jendela

Saat hujan, tentu ada kemungkinan air hujan merembes melalui pintu dan jendela. Salah satu cara untuk mengantisipasi ini, Anda bisa membangun teras tertutup sebelum pintu masuk. Sementara itu pada jendela di sekeliling rumah, bangun juga atap yang lebar.

Persiapan lain

Selain menghadapi kebocoran dan rembesan, ada bahaya lain yang mengincar Anda ketika musim hujan tiba. Bahaya tersebut adalah sengatan listrik.

Perhatikan lampu-lampu di luar ruangan, kabel listrik, serta pembungkusnya. Kabel listrik yang terbuka dan tergenang air dapat menyetrum siapapun yang kontak langsung dengan air.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pertambahan Nilai Ekonomi Berkat Sertifikat Tanah Tembus Rp 6.322 Triliun

Pertambahan Nilai Ekonomi Berkat Sertifikat Tanah Tembus Rp 6.322 Triliun

Berita
Tiga Bulan Pertama, Lippo Karawaci Raih Pra-penjualan Rp 1,5 Triliun

Tiga Bulan Pertama, Lippo Karawaci Raih Pra-penjualan Rp 1,5 Triliun

Berita
Pendaftaran Tanah lewat PTSL Capai 112 Juta Bidang

Pendaftaran Tanah lewat PTSL Capai 112 Juta Bidang

Berita
Puji Progres Bendungan Meninting, Basuki: Mudah-mudahan Agustus Selesai

Puji Progres Bendungan Meninting, Basuki: Mudah-mudahan Agustus Selesai

Berita
Pendapatan Turun, SBI Berharap pada Proyek Strategis Nasional IKN

Pendapatan Turun, SBI Berharap pada Proyek Strategis Nasional IKN

Berita
Pendapatan Waskita Beton Naik 38 Persen Jadi Rp 505,68 Miliar

Pendapatan Waskita Beton Naik 38 Persen Jadi Rp 505,68 Miliar

Berita
Jumlah Backlog Kepemilikan Rumah Berkurang Jadi 9,9 Juta

Jumlah Backlog Kepemilikan Rumah Berkurang Jadi 9,9 Juta

Berita
Kuartal I-2024, Harita Nickel Catat Kenaikan Pendapatan 26 Persen

Kuartal I-2024, Harita Nickel Catat Kenaikan Pendapatan 26 Persen

Berita
[POPULER PROPERTI] Pasok Material Tol Padang-Sicincin, HK Kolaborasi dengan Korem 032/Wirabraja

[POPULER PROPERTI] Pasok Material Tol Padang-Sicincin, HK Kolaborasi dengan Korem 032/Wirabraja

Berita
9 Jembatan Tua di Jatim Tuntas Diganti, Telan Biaya Rp 591,9 Miliar

9 Jembatan Tua di Jatim Tuntas Diganti, Telan Biaya Rp 591,9 Miliar

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pekalongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pekalongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Purbalingga: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Purbalingga: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Brebes: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Brebes: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kebumen: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kebumen: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Kini, Masyarakat Banyuwangi Tak Lagi Waswas soal Kepastian Tanah

Kini, Masyarakat Banyuwangi Tak Lagi Waswas soal Kepastian Tanah

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com