Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Setahun Jokowi-Ma'ruf Tuntaskan 10 Ruas Tol Sepanjang 514,93 Kilometer

Kompas.com, 20 Oktober 2020, 17:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah terus mempercepat ketersediaan infrastruktur konektivitas untuk menurunkan biaya logistik dan memberikan kemudahan bagi rakyat menuju fasilitas sosial dasar.

Pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari visi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada periode lima tahun atau kurun 2019-2024.

Selama setahun (2019-2020) berkuasa, Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin telah menyelesaikan pembangunan dan mengoperasikan sepuluh ruas jalan tol untuk memenuhi kebutuhan publik.

Kendati demikian, stok infrastruktur Indonesia baru mencapai 43 persen terhadap total Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka ini dianggap masih jauh dari target infrastruktur global secara rata-rata sebesar 70 persen.

Tak hanya itu, biaya logistik Indonesia juga saat ini masih 23,5 persen dari PDB.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan hal itu dalam laporan kinerja satu tahun Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang dikutip Kompas.com, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Tol Ngawi-Kertosono Dongkrak Potensi Kabupaten Nganjuk

"Angka ini masih tertinggi di antara negara-negara Asia Tenggara. Biaya logistik ini harus dipangkas," jelas Moeldoko.

Ada pun dari total sepuluh ruas jalan tol yang telah dibangun dan beroperasi selama periode 2019-2020, empat di antara sepuluh ruas jalan tol tersebut berada di dalam Jaringan Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS).

Keempatnya adalah Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) sepanjang 189,2 kilometer, dan Tol Kayu Agung-Jakabaring yang membentang 33 kilometer.

Kemudian Tol Sigli-Banda Aceh Seksi IV Indrapuri-Blang Bintang 14 kilometer, serta Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer.

Dengan beroperasinya keempat ruas ini menggenapi lima ruas JTTS lainnya yang telah lebih dulu beroperasi, yakni Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 kilometer, dan Tol Palembang-Indralaya sepanjang 22 kilometer.

Kemudian, Tol Medan-Binjai 13 kilometer, Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi 62 kilometer, dan Belawan-Medan-Tanjung Morawa sepanjang 43 kilometer.

Perlu diketahui, perusahaan pelat merah, PT Hutama Karya (Persero) mendapatkan mandat untuk membangun JTTS yang menghubungkan Lampung hingga Aceh sepanjang 2.765 kilometer.

Baca juga: Akhir 2020, Tol Trans-Sumatera yang Beroperasi 648 Kilometer

Sementara lima ruas tol lainnya adalah Tol Depok-Antasari (Desari) Seksi II Brigif-Sawangan juga telah dibuka dan beroperasi pada Jumat (3/7/2020).

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau