Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah 15 Gerbang Tol (GT) di Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta sisi Barat ruas Cawang-Tanjung Priok akan ditutup jika rencana Road Bike Event disetujui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Rencana penutupan GT ini diketahui dari hasil rapat "Kick Off Pembahasan Pemanfaatan Ruas Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta (Cawang-Tanjung Priok) sisi Barat sebagai lintasan Road Bike" yang digelar Dinas Perhubungan DKI Jakarta pada Selasa (18/8/2020).
Ke-15 GT tersebut termasuk off ramp Pisangan, Jatinegara, Pulomas, Cempaka Putih, Sunter, Simpang Susun Pluit Arah Soekarno Hatta, dan Plumpang.
Dengan penutupan GT ini, diperlukan manajemen lalu lintas bagi kendaraan yang mengarah ke Tanjung Priok.
Baca juga: Permohonan Anies Terkait Road Bike Event di Jalan Tol Tuai Polemik, Ini Suara BUJT
Ada pun manajemen lalu lintas menuju Tanjung Priok yang akan dilakukan berupa pengalihan lalu lintas dari Timur (Jakarta-Cikampek) ke dalam kota (Cawang-Pluit).
Kemudian pengalihan lalu lintas dari Barat (Dalam Kota Cawang-Pluit) ke Jakarta-Cikampek dan masuk kembali ke Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) atau melalui arteri.
Selanjutnya pengalihan lalu lintas dari selatan Tol Jagorawi ke dalam Kota (Cawang-Pluit) dan Tol JORR, serta Sisi Barat Jalan Tol Cawang Plumpang sebagai lokasi road bike akan dibagai menjadi dua lajur dua arah.
Untuk mendukung kelancaran Road Bike Event ini, perlu disiapkan petugas serta prasarana pendukung lainnya.
Namun, hingga saat ini, permohonan penyelenggaraan Road Bike Event di jalan tol belum mendapat restu dari Menteri PUPR.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengaku belum mendapat rekomendasi atau disposisi dari Menteri PUPR.
Hal ini karena ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan, terutama keselamatan dan keamanan berkendara di jalan tol.
"Terlebih jalan tol berbeda dengan jalan arteri atau jalan lingkungan. Oleh karena itu, BPJT fokus pada masalah keamanan dan bagaimana implementasinya di lapangan," tegas Danang kepada Kompas.com, Rabu (26/8/2020)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang memiliki hak 45 persen atas pengelolaan Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta sisi Barat (Cawang-Tanjung Priok) juga memastikan, pemanfaatan jalan tol untuk Road Bike Event harus mendapat persetujuan Menteri PUPR.
"Intinya, Jasa Marga menunggu keputusan, dan kewenangan ada pada Menteri PUPR. Kami mendukung peraturan dan perundangan yang mengutamakan keamanan dan keselamatan berkendara, ditegakkan," tutur Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur menjawab Kompas.com, Rabu (26/8/2020).
Faktor lain yang harus dipertimbangkan adalah penambahan beban lalu lintas dan kapasitas Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta sebagai pengalihan lalu lintas ke arah Tanjung Priok.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.