Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bertepatan HUT RI, LRT City Royal Sentul Park Tutup Atap

Kompas.com, 18 Agustus 2019, 17:39 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

BOGOR, KOMPAS.com - PT Adhi Commuter Property (ACP) secara resmi menggelar seremoni tutup atap atau topping off LRT City Royal Sentul Park, di Bogor, pada Sabtu (17/8/2019) bertepatan dengan Hari Kemerdekaan ke-74 RI.

Direktur Proyek Royal Sentul Park Nanang Sarifudin Salim menuturkan, kawasan LRT City Royal Sentul Park dikembangkan dengan pendekatan konsep Transit Oriented Development (TOD).

Oleh karena itu, konektivitas (green connectivity) lebih diarahkan kepada pejalan kaki (pedestrian oriented) dan pengguna sepeda (two level experience). 

"Konsep konektivitas kami kemas lebih menarik dan memanjakan penggunanya, sehingga mereka akan mendapatkan pengalaman berjalan kaki dan bersepeda yang mengesankan," ujar Nanang dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Minggu (18/8/2019).

Baca juga: LRT City, Tren Baru Hunian Terintegrasi Transportasi Massal

Selain itu, akses kendaraan bermotor dan pejalan kaki dibuat terpisah, baik secara horizontal maupun vertikal dengan adanya perbedaan level ketinggian.

Green Connectivity juga terintegrasi dengan seluruh bangunan di dalam kawasan Royal Sentul Park yang memudahkan akses penghuni maupun pengunjung untuk menjangkau fasilitas umum maupun dari satu menara ke menara lainnya.

Nanang mengklaim, dengan fasilitas yang lengkap serta kemudahan akses LRT Royal Sentul Park memiliki prospek yang menjanjikan pada masa mendatang.

“Selain mengurangi kemacetan, kehadiran LRT tersebut dapat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal. Termasuk menumbuhkan pusat ekonomi baru, sebab adanya konsep TOD di sisi stasiun LRT memberikan dorongan aktivitas ekonomi,” terang dia.

Baca juga: Dua Tahun Lagi, Warga Bekasi dan Cibubur Bisa Naik LRT

Sejak diperkenalkan kepada publik pada 2017, menara pertama LRT City Royal Sentul Park sudah terjual lebih dari 900 unit.

Adapun harga yang dipatok untuk tipe studio berukuran 22 meter persegi Rp 407 juta, satu kamar tidur (35,5 meter persegi) mulai dari Rp 600 jutaan dan 2 kamar tidur (50 meter persegi) mulai dari Rp 800 jutaan. 

Seiring progres pembangunan proyek LRT, ikut mendorong penjualan dengan tingkat kenaikan harga mencapai lebih dari 20 persen selama dua tahun.

Seperti diketahui, hingga awal Juli 2019 PT Adhi Karya Tbk (ADHI) sebagai induk usaha ACP, tengah membangun prasarana LRT Jabodebek tahap I dengan progres 64 persen.

Rinciannya, lintas pelayanan 1, yakni Cawang-Cibubur mencapai 83,7 persen, dan lintas pelayanan 2 Cawang-Kuningan-Dukuh Atas mencapai 53 persen.

Lintas pelayanan 3 untuk Cawang-Bekasi Timur pekerjaannya telah mencapai 57,9 persen.

Sedangkan pembebasan lahan LRT Jabodetabek Fase I telah mencapai 70 persen dan ditargetkan tuntas pada bulan ini.

Baca juga: CEK FAKTA: Komparasi Biaya Konstruksi LRT Jabodebek dan Negara Lain

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau