Dua Tahun Lagi, Warga Bekasi dan Cibubur Bisa Naik LRT

Kompas.com - 25/06/2019, 18:56 WIB
Pekerja menyelesaikan pengerjaan proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek lintas pelayanan dua Cawang-Dukuh Atas di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019). Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menutup Jalan Setiabudi Tengah dari 17 Juni 2019 hingga 28 Februari 2020 mendatang. Penutupan jalan dilakukan untuk mengefektifkan pembangunan proyek LRT serta menghindari resiko kecelakaan pengguna jalan.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pekerja menyelesaikan pengerjaan proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek lintas pelayanan dua Cawang-Dukuh Atas di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019). Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menutup Jalan Setiabudi Tengah dari 17 Juni 2019 hingga 28 Februari 2020 mendatang. Penutupan jalan dilakukan untuk mengefektifkan pembangunan proyek LRT serta menghindari resiko kecelakaan pengguna jalan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua tahun lagi, warga Bekasi dan Cibubur terhubung dengan moda transportasi light rail transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek).

Corporate Secretary PT Adhi Karya Ki Syahgolang Permata mengatakan moda transportasi LRT Jabodebek tahap 1 akan beroperasi pada tahun 2021.

"Hanya tahap 1 yakni lintas layanan Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, dan Cawang-Dukuh Atas," ujar Ki Syahgolang kepada Kompas.com, Selasa (25/6/2019).

Adapun transportasi berbasis rel ini terdiri atas tiga relasi, yakni Cawang-Cibubur, Cawang-Bekasi Timur, dan Cawang-Kuningan-Dukuh Atas, dengan biaya Rp 513,79 miliar per kilometer.

Baca juga: CEK FAKTA: Komparasi Biaya Konstruksi LRT Jabodebek dan Negara Lain

Sementara progres pembangunan saat ini sudah mencapai 63,019 persen. Mengutip situs LRT Jabodebek, persentase kemajuan pembangunan terlihat dari Lintas pelayanan 1 yang meliputi Cawang sampai Cibubur yang sudah mencapai 82,69 persen. Pada bulan lalu, progres konstruksi mencapai 81,69 persen.

Selain itu, progres pembangunan lintas Cawang hingga Dukuh Atas pada bulan lalu mencapai 50,72 persen. Sedangkan bulan ini mencapai 51.902 persen.

Kemudian kemajuan pembangunan lintas Cawang sampai ke Bekasi Timur tercatat mencapai 57,053 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai 56,01 persen.

"Pengerjaan kami target selesai Juli 2020. Lalu, perlu enam bulan uji coba sehingga beroperasi efektif di 2021," ujar Ki Syahgolang.

Untuk diketahui, proyek infrastruktur transportasi ini diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 65 tahun 2016 Tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Dan Bekasi.

Anggaran pembangunan LRT Jabodebek yang dikerjakan PT Adhi Karya (Persero) Tbk tahap pertama sepanjang 44,43 kilometer ini mencapai Rp 22,82 triliun. Angka tersebut termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10 persen.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X