Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berita Populer: Wacana Sepeda Motor Diperbolehkan Masuk Jalan Tol

Kompas.com, 30 Januari 2019, 10:00 WIB
Erwin Hutapea,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah saat ini sedang membahas regulasi terkait rencana sepeda motor diizinkan masuk jalan tol. Informasi ini menjadi salah satu berita populer di kanal Properti Kompas.com hingga Rabu (30/1/2019).

Selain itu, berita tentang risiko infrastruktur yang digarap tergesa-gesa dan asal-usul rumah toko (ruko) juga menarik minat banyak pembaca. 

Simak berita populer selengkapnya berikut ini:

1. Wacana sepeda motor masuk jalan tol, pemerintah bahas regulasinya

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pemerintah saat ini sedang membahas regulasi terkait rencana sepeda motor diizinkan masuk jalan tol.

Menurut dia, sepeda motor diperbolehkan masuk jalan tol karena sebelumnya hal itu telah diterapkan di Tol Suramadu di Jawa Timur dan Tol Mandara di Bali.

Lalu apa yang sedang dibahas sekarang supaya seseorang layak mengendarai motornya melintasi jalan tol? 

Berita selengkapnya: Pemerintah Bahas Regulasi Sepeda Motor Masuk Jalan Tol

2. Proyek infrastruktur yang digarap tergesa-gesa ada risikonya  

Kondisi ruas Tol Salatiga-Kartasura Km 489+500 setelah diperbaiki.PT Jasamarga Solo Ngawi Kondisi ruas Tol Salatiga-Kartasura Km 489+500 setelah diperbaiki.

Belum ada sebulan sejak diresmikan Presiden Joko Widodo pada 20 Desember lalu, dua proyek jalan tol yang baru beroperasi sudah rusak.

Proyek pertama yaitu ruas Salatiga-Kartasura yang menjadi bagian dari Tol Semarang-Solo. Kerusakan tersebut teridentifikasi pada 24 Desember 2018 atau empat hari pasca-diresmikan Presiden.

Kerusakan kedua terjadi pada ruas Tol Pemalang-Batang yang dimiliki PT Pemalang Batang Toll Road, anak usaha PT Waskita Toll Road.

Jalan mengalami keretakan cukup panjang di KM 321 jalur A, yang diakibatkan karena hujan yang cukup deras mengguyur.

Pengamat infrastruktur dari Universitas Indonesia Wicaksono Adi memberi penilaian tentang hal ini. Bagaimana menurut pandangannya? 

Berita selengkapnya: Menyoal Risiko Proyek Infrastruktur yang Digarap Tergesa-gesa

Halaman:


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau