Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antisipasi Penyimpangan, Rencana Pemindahan Ibu Kota Harus Matang

Kompas.com - 18/09/2018, 18:00 WIB
Dani Prabowo,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Airin Rachmi Diany mengingatkan pemerintah membuat perencanaan yang matang sebelum memindahkan ibu kota negara ke Palangkaraya.

Ibu Kota Kalimantan Tengah ini diketahui memiliki luas 2.850 kilometer persegi. Hampir 65 persen wilayahnya masih berupa hutan. Artinya, yang baru terbuka baru sekitar 35 persen saja.

Baca juga: Meski Luas Palangkaraya 4 Kali Jakarta, Anggaran Hanya Secuil

Sementara, kawasan yang telah terbangun sebagai daerah administratif baru sekitar 2,35 persen. Itu berarti Palangkaraya masih memiliki daerah yang luas untuk dibangun.

Airin mengatakan, dengan perencanaan yang matang maka akan meminimalisasi potensi penyimpangan dalam pembangunan pada masa depan.

"Mumpung Palangkaraya belum sebesar atau sesemrawut Jawa, rencana tata ruang inilah yang harus betul-betul disiapkan sedemikian rupa," kata Airin dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Wali Kota Tangerang Selatan itu kemudian membandingkan luas Palangkaraya dengan kota yang dipimpinnya yang berbeda 19 kali lipat lebih sempit. Luas wilayah Tangerang Selatan hanya 147,19 kilometer persegi.

Baca juga: Wali Kota: Kami Tak Ingin Palangkaraya Bernasib seperti Jakarta

Terbatasnya daerah yang dimekarkan pada 2008 lalu dari Kabupaten Tangerang itu, membuat penataan kota yang dilakukan pemerintahan Airin tak semulus yang diharapkan.

Hal ini juga tidak terlepas dari banyaknya penduduk yang tinggal di wilayah ini yang hampir mencapai 1,5 juta jiwa.

"Dan ternyata menata jauh lebih sulit dari membangun," ujarnya.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diani, saat menjenguk suaminya, Tubagus Chaery Wardana, di Rutan KPK, Gedung KPK, Jakarta Selatan.KOMPAS.com/ICHA RASTIKA Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diani, saat menjenguk suaminya, Tubagus Chaery Wardana, di Rutan KPK, Gedung KPK, Jakarta Selatan.
Airin menambahkan, perencanaan yang matang harus dibarengi dengan komitmen pada tataran implementasinya.

Dari pengalaman menjalankan pemerintahan selama dua periode, ia mengatakan, sering kali rencana tata ruang wilayah itu dilanggar.

Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen yang tinggi dari perencana dan pemangku kekuasaan untuk menjalankan RTRW sesuai dengan fungsinya.

Baca juga: Ibu Kota Pindah ke Palangkaraya, Butuh Keikhlasan Orang Jawa

Sebagai contoh, kini pihaknya membatasi investasi di bidang industri berat. Investasi hanya dibolehkan untuk pembangunan industri padat karya dan menggunakan teknologi tinggi.

"Ini adalah komitmen Tangerang Selatan sebagai rumah dan kota kita. Penghuninya harus nyaman, aman dan damai serta suasana kondusif," tutup dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Gelar Gathering, Springhill Palembang Residences Perkenalkan Hunian Bergaya Jepang

Gelar Gathering, Springhill Palembang Residences Perkenalkan Hunian Bergaya Jepang

Hunian
Gelar Customer Gathering, Botanica Springhill Residences Perkenalkan Rumah Contoh

Gelar Customer Gathering, Botanica Springhill Residences Perkenalkan Rumah Contoh

Hunian
Lampaui Target, 'Marketing Sales' Jababeka Capai Rp 3,19 triliun

Lampaui Target, "Marketing Sales" Jababeka Capai Rp 3,19 triliun

Berita
Disiapkan buat Jalur Mudik Lebaran, Ini Progres Tol Palembang-Betung

Disiapkan buat Jalur Mudik Lebaran, Ini Progres Tol Palembang-Betung

Berita
Penjelasan Nusron soal Kontroversi Pembatalan Sertifikat Milik Aguan di Laut Tangerang

Penjelasan Nusron soal Kontroversi Pembatalan Sertifikat Milik Aguan di Laut Tangerang

Berita
Sertifikat Elektronik Dianggap Tak Aman, Nusron: Sistem Keamanannya Berlapis

Sertifikat Elektronik Dianggap Tak Aman, Nusron: Sistem Keamanannya Berlapis

Berita
Terkendala Cuaca dan Material, Bendungan Meninting Kelar Maret 2025

Terkendala Cuaca dan Material, Bendungan Meninting Kelar Maret 2025

Berita
Mal Terbesar di Timur Bekasi, Living World Grand Wisata Resmi Dibuka

Mal Terbesar di Timur Bekasi, Living World Grand Wisata Resmi Dibuka

Ritel
Tanah Eks BLBI Karawaci Mau Dimanfaatkan untuk Program 3 Juta Rumah

Tanah Eks BLBI Karawaci Mau Dimanfaatkan untuk Program 3 Juta Rumah

Berita
Nusron Bantah Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut, Ini Penjelasannya

Nusron Bantah Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut, Ini Penjelasannya

Berita
Revitalisasi Stadion Maguwoharjo Diklaim Sesuai Standar PSSI dan FIFA

Revitalisasi Stadion Maguwoharjo Diklaim Sesuai Standar PSSI dan FIFA

Fasilitas
Menurut Fengsui, Ini Cara yang Tepat Menempatkan Jam Dinding di Rumah

Menurut Fengsui, Ini Cara yang Tepat Menempatkan Jam Dinding di Rumah

Tips
Klarifikasi Nusron Wahid: Tidak Benar Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut

Klarifikasi Nusron Wahid: Tidak Benar Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut

Berita
Pilihan Rumah Subsidi di Pekalongan: Mulai Rp 130 Juta

Pilihan Rumah Subsidi di Pekalongan: Mulai Rp 130 Juta

Perumahan
Cocok untuk Milenial dan Gen Z, Springhill Yume Green Tawarkan Hunian Modern dan Terjangkau

Cocok untuk Milenial dan Gen Z, Springhill Yume Green Tawarkan Hunian Modern dan Terjangkau

Hunian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau