Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

LMS Siapkan Skenario bila Terjadi Kemacetan Panjang di Tol Cipali

Kompas.com, 31 Mei 2018, 14:00 WIB
Dani Prabowo,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memprediksi, kenaikan volume kendaraan tertinggi pada saat Lebaran 2018 terjadi di Gerbang Tol Palimanan.

Pada saat terjadi puncak arus mudik, diperkirakan kenaikan mencapai 478 persen dari lalu lintas normal.

Sementara saat arus balik, peningkatan diprediksi mencapai 471 persen. Adapun arus lalu lintas normal berada pada kisaran 12.900 kendaraan per hari.

Baca juga: Pengelola Tol Cipali Imbau Pemudik Istirahat 1 Jam di "Rest Area"

Untuk mengantisipasi tingginya kepadatan arus lalu lintas selama arus mudik dan balik, PT Lintas Marga Sedaya, selaku pengelola Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), telah menyiapkan sejumlah skenario.

"Tadinya, kemacetan itu hanya terjadi di gerbang, tetapi sekarang rest area juga," kata General Manager Operasi PT LMS Suyitno di Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Menurut dia, pada saat pelaksanaan arus mudik lebaran tahun lalu, kepadatan tertinggi terjadi justru terjadi di area istirahat.

Ia mengatakan, saat itu pengelola terlambat mengantisipasi sehingga memberlakukan contraflow ketika telah mendekati pintu masuk area istirahat.

Untuk tahun ini, contraflow akan diberlakukan dalam jarak tertentu jauh sebelum pintu masuk agar pengguna jalan memiliki langkah antisipasi untuk menghindari area istirahat yang padat.

"Kami juga akan tempatkan rubber cone di pintu masuk area istirahat agar tidak ada pengguna jalan yang memotong antrean," kata dia.

Berikut skenario yang disiapkan bila terjadi peningkatan volume kendaraan:

1. Contraflow di area istirahat

a). Area istirahat Km 86. Bukaan mulai dari Km 85+800 sampai dengan Km 87+400 (1,6 km). 170 buah rubbercone disiapkan.
b). Area istirahat Km 101 dan 102. Bukaan mulai dari Km 100+200 sampai dengan Km 103+600 (3,4 km). 350 buah rubbercone disiapkan.
c). Area istirahat Km 130. Bukaan mulai dari Km 129+650 sampai dengan Km 132+000 (2,35 km). 245 buah rubbercone disiapkan.
d). Area istirahat Km 164 dan 166. Bukaan mulai dari Km 162+800 sampai dengan Km 169+400 (6,6 km). 670 buah rubbercone disiapkan.

2. Pengalihan arus lalu lintas

a). Saat arus mudik, bila terjadi antrean kendaraan GT Palimanan mencapai 5 kilometer,   kendaraan akan diarahkan keluar lewat GT Sumberjaya.

b). Saat arus balik, bila terjadi antrean kendaraan di Km 66 (Tol Japek), kendaraan akan dialihkan keluar lewat GT Kalijati dan GT Subang.

3. Pengaturan parking bay di Km 153A, Km 155B dan bekas GT Cikopo.

KOMPAS.com/AKBAR BHAYU TAMTOMO Jalur Pansela

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau