Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BUJT: Pemerintah Seharusnya Kaji Dampak Penurunan untuk Semua Tol

Kompas.com, 28 Maret 2018, 08:00 WIB
Dani Prabowo,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur PT Astratel Nusantara Wiwiek D Santoso mengingatkan pemerintah untuk menghormati kerja sama yang diatur dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) yang disepakati bersama dengan badan usaha jalan tol (BUJT).

Ia menuturkan, rencana pemerintah menurunkan tarif tol bagi kendaraan Golongan III, IV dan V dipastikan akan berpengaruh terhadap kepastian pendapatan yang diterima BUJT.

Pasalnya, di dalam salah satu opsi pelaksanaannya, pemerintah mempertimbangkan untuk menerapkan sistem cluster golongan. Ada dua opsi di dalam yang bisa diterapkan dalam sistem ini.

Baca juga : Tarif Tol Diturunkan, Balik Modal Investor Makin Mundur

Pertama, menggabungkan Golongan III, IV dan V ke dalam satu cluster dengan Golongan I dan II tetap. Atau dengan menggabungkan Golongan I, II, dan III ke dalam satu cluster lalu Golongan IV dan V ke dalam satu cluster.

“Pengubahan golongan ini akan berpengaruh juga ke perjanjian antara BUJT dan pemerintah. Karena kan kita bermitra berdasarkan satu perjanjian yang sudah disepakati bersama,” kata Wiwiek usai rapat bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) di Kantor Kementerian PUPR, Selasa (27/3/2018).

Suasana Gerbang Tol (GT) Salatiga Ruas Tol Bawen-Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (17/6/2017). Ruas tol ini akan dibuka secara fungsional pada H-7 hingga H+7 Lebaran.KOMPAS.com/ RODERICK ADRIAN MOZES Suasana Gerbang Tol (GT) Salatiga Ruas Tol Bawen-Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (17/6/2017). Ruas tol ini akan dibuka secara fungsional pada H-7 hingga H+7 Lebaran.
Wiwiek menambahkan, salah satu asumsi dasar yang diatur di dalam PPJT yakni tarif berdasarkan golongan. Bila asumsi dasar berubah, maka dipastikan bakal mengubah seluruh perhitungan pendapatan yang diterima BUJT.

Baca juga : Investor: Perpanjangan Konsesi Tol Tak Menarik

“Ini yang harus dihitung kembali karena pasti ada tanggung jawab dan hak yang harus dihormati. Ini yang harus diformulasikan kembali supaya seimbang,” kata dia.

Namun Wiwiek menampik, bila Astra disebut tidak setuju dengan rencana pemerintah menurunkan tarif ini. Hanya, perlu ada kajian mendalam agar kebijakan ini tidak hanya menguntungkan satu pihak.

Jembatan Klodran di Tol Solo-KertosonoRODERICK ADRIAN MOZES/Kompas.com Jembatan Klodran di Tol Solo-Kertosono
Di satu sisi, pemerintah selalu ingin agar BUJT tidak merugi. Namun persoalannya, pemerintah justru ingin menurunkan tarif dengan kompensasi menambah konsesi jalan tol, seakan internal rate of return (IRR) tetap.

“Padahal BUJT sendiri menanggung cashflow, cashflow-nya turun. Padahal yang kita janjikan ke investor yang sekarang. Itu yang harus dikaji. Itu yang saya bilang sharing risknya bagaimana, risiko yang kita tanggung untuk tarif seperti apa,” tuntasnya.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau