Ukuran dan Tipe Tak Bisa Lagi Diandalkan untuk Jualan Apartemen - Kompas.com

Ukuran dan Tipe Tak Bisa Lagi Diandalkan untuk Jualan Apartemen

Kompas.com - 14/11/2017, 21:33 WIB
Di era konsumen yang semakin cerdas saat ini, lanjut Ninik, pemilik proyek properti sudah tak bisa lagi mengandalkan jualan hanya dengan menawarkan tipe maupun ukuran rumah atau apartemennya.Dok Renik Di era konsumen yang semakin cerdas saat ini, lanjut Ninik, pemilik proyek properti sudah tak bisa lagi mengandalkan jualan hanya dengan menawarkan tipe maupun ukuran rumah atau apartemennya.

Jakarta, KompasProperti - Sebuah ruang tidak hanya berfungsi sempurna, tapi harus mendapat respons emosional yang positif dari orang-orang sekitarnya. Prinsip dasar arsitektur itu kembali diingatkan oleh Ninik Kurniawati, pendiri RENIK Planning Architecture saat memperlihatkan konsep desain yang ditanganinya di Synthesis Residence Kemang, Selasa (14/11/2017).

"Arsitektur yang baik itu punya kemampuan mentranformasi ruang biasa menjadi sesuatu yang luar biasa. Ini tentang menciptakan lingkungan fisik, jiwa dan pikiran untuk memperbaiki kehidupan bagi pengguna properti," kata Ninik, yang mendirikan firma arsitektur tersebut bersama pasangannya Rudy Kurniawan.

Ninik menambahkan, setelah menangani ratusan rancangan dan arsitek proyek properti, dia selalu mengingatkan pentingnya nilai lebih dalam sebuah konsep desain.

Di era konsumen yang semakin cerdas saat ini, lanjut Ninik, pemilik proyek properti sudah tak bisa lagi mengandalkan jualan hanya dengan menawarkan tipe maupun ukuran rumah atau apartemennya.

" Apartemen tipe apartemen dua tempat tidur misalnya, semua orang atau konsumen itu sudah tahu kalau desainnya pasti tidak akan jauh berbeda sehingga butuh hal-hal lain yang menjadi nilai lebih untuk bisa dijual, dalam hal ini adalah penataan hardscape yang baik," kata Ninik.

Untuk itu, selama ini keberhasilannya dalam menangani proyek profesionalnya adalah dengan tidak memposisikan diri sebagai konsultan. Untuk semua proses rancangan atau desain, lanjut Ninik, dia bertindak seperti developer itu sendiri.

"Kami tidak cuma menjual gambar, tapi juga terlibat mengembangkan konsep arsitektur yang komprehensif. Bersama pengembangnya kita sama-sama bicarakan kebutuhan, anggaran, situs dan sasaran mereka untuk menciptakan desain dan kualitas arsitektural yang sangat baik," kata Ninik.

Sebuah ruang tidak hanya berfungsi sempurna, tapi harus mendapat respons emosional yang positif dari orang-orang sekitarnyaDok Renik Sebuah ruang tidak hanya berfungsi sempurna, tapi harus mendapat respons emosional yang positif dari orang-orang sekitarnya
Contoh paling dekat adalah saat menangani Synthesis Residence Kemang. Apartemen strata title di atas lahan seluas 2 hektar tersebut dirancang berbasis hijau. Ada tiga tower dan total 1.188 unit yang penamaannya diambil dari kisah pewayangan, misalnya Nakula, Sadewa dan Arjuna.

"Kami sepakat 60 persen lahan didedikasikan untuk ruang terbuka hijau dan dilengkapi kolam renang dengan tema Jawa. Kami mendesain proyek ini dengan mengedepankan konsep hijau yang dikawinkan dengan heritage Batik Kawung dan Rumah Joglo khas Indonesia. Itu bermuara pada tujuan untuk mendedikasikan unit-unit untuk kalangan yang membutuhkan apartemen bergaya khas Indonesia," tutur Ninik.

Dengan sinergi macam itulah, lanjut dia, pemilik proyek dan desainer bisa meraih kualitas unit yang bagus.

"Kualitas bagus itu berarti investasi yang sangat baik. Investasi yang baik akan berujung pada untung dan bisnis yang berkelanjutan. Ini sudah kami jalankan, dan terbukti berhasil," ucap Ninik.

EditorLatief
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM