Penulis
KompasProperti - Sepenggal jalan di Fremantle, Australia, telah disulap menjadi sebuah media ilusi optik besar. Namun bila tak mencermatinya, mungkin Anda hanya akan menemukan seperti jejak cipratan kuning yang dibuat oleh orang iseng.
Dikutip dari 96fm.com.au, 'cipratan iseng' itu menempel di hampir sepanjang bangunan bersejarah yang terdapat di jalan tersebut.
Baca juga : Resmi, Jalan Kaki Sambil ?Chatting? di Kota Ini Berujung Denda
Seniman asal Swiss, Felice Varini, bertanggungjawab atas karya unik bertajuk Arcs d'Éllipses itu. Sebelumnya, Varini sudah pernah menciptakan karya ilusi optik lainnya di Louvre, Paris dan seluruh desa di Pegunungan Alpen, Swiss.
"Goresan warna tersebut sebenarnya adalah lembaran alumunium yang sangat tipis, yang dapat direkatkan," kata Varini seperti dikutip 96fm.com.au dari ABC.
Arc dÉllipses karya seniman Swiss, Felice Varini.Material yang digunakan pada karya ilusi optik ini, kata dia, merupakan hasil penelitian yang dilakukan dirinya bersama timnya. Material tersebut dapat dilepaskan sewaktu-waktu.
Varini menambahkan, karya ilusi optik tersebut sengaja dibuat untuk menyambut festival seni terbaru Fremantle bertajuk High Tide.
Arc d'Éllipses rencananya akan dipamerkan hingga 30 Desember 2017 mendatang.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.