Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Meikarta di Mata Para Pesaing

Kompas.com - 09/09/2017, 23:21 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KompasProperti - Meikarta boleh saja masih berbau kontroversi. Hal ini ditandai dengan pengakuan Direktur Informasi Publik Meikarta Danang Kemayan Jati, bahwa proyek raksasa seluas 500 hektar tersebut sudah dipasarkan kendati seluruh perizinan belum dikantongi.

Danang mengungkapkan fakta itu saat diskusi terbuka dengan Lembaga Ombudsman di Jakarta, Jumat (8/9/2017). 

Baca: Meikarta Disebut Tak Berizin, Ini Kata Lippo

Namun demikian, toh Meikarta yang dikembangkan PT Lippo Cikarang Tbk ini tetap mendapat sambutan positif dari para pesaingnya. Sebut saja PT Metropolitan Land Tbk (Metland), PT Intiland Development Tbk, PT Summarecon Agung Tbk, dan PT Ciputra Development Tbk.

Proyek yang digadang-gadang sebagai Jakarta Baru ini dipandang mampu membangkitkan kembali gairah pasar properti Indonesia yang mengalami kelesuan dalam dua tahun terakhir.

Selain itu, Meikarta juga dinilai sebagai stimulus bagi para investor dan calon konsumen end user untuk membelanjakan uangnya di sektor properti.

Baca: Menjual Meikarta Sebelum Kantongi IMB, Lippo Sebut Tak Masuk Transaksi

Berikut pendapat para pesaing PT Lippo Cikarang Tbk:

Direktur PT Metropolitan Land Tbk Wahyu Sulistio:

"Kehadiran Meikarta sangat fenomenal dan mampu memorakporandakan pakem-pakem yang selama ini ada di bisnis properti Indonesia. PT Lippo Cikarang Tbk bisa melakukan terobosan dari sisi harga yang sangat rendah yakni Rp 5 juta -Rp 7 juta per meter persegi. Dengan promosi jor-joran, terbukti banyak mendatangkan pembeli. Ini sekaligus merupakan sinyalemen positif bahwa bisnis properti Indonesia belum tiarap"

Sekretaris Perusahaan PT Intiland Development Tbk Theresia Rustandi:

"Semua geliat developer berkontribusi terhadap optimisme industri properti. Kami di Intiland berprinsip bahwa pengembang itu saling melengkapi di satu wilayah. Sama-sama saling memastikan agar semua proyek bisa sukses sehingga wilayah tersebut (Cikarang) berkembang dan memberikan benefit maksimal ke seluruh stakeholder."

Direktur PT Ciputra Development Tbk Harun Hajadi:

" Menurut saya yang patut dicatat adalah Meikarta keluar dengan harga yang rendah sekali dan menjadi cukup disruptive (mengganggu). Lepas dari itu, Meikarta bisa signifikan karena promosi yang gencar dengan budget yang luar biasa."

Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P Adhi:

"Hadirnya kompetitor (Meikarta) menurut kami bagus agar bisnis properti tetap dinamis dan bisa segera pulih kembali. Karena itu, kami tetap confidence bahwa Summarecon tetap dipercaya sebagai pengembang yang punya konsistensi dalam menjaga komitmennya kepada konsumennya".

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pertambahan Nilai Ekonomi Berkat Sertifikat Tanah Tembus Rp 6.322 Triliun

Pertambahan Nilai Ekonomi Berkat Sertifikat Tanah Tembus Rp 6.322 Triliun

Berita
Tiga Bulan Pertama, Lippo Karawaci Raih Pra-penjualan Rp 1,5 Triliun

Tiga Bulan Pertama, Lippo Karawaci Raih Pra-penjualan Rp 1,5 Triliun

Berita
Pendaftaran Tanah lewat PTSL Capai 112 Juta Bidang

Pendaftaran Tanah lewat PTSL Capai 112 Juta Bidang

Berita
Puji Progres Bendungan Meninting, Basuki: Mudah-mudahan Agustus Selesai

Puji Progres Bendungan Meninting, Basuki: Mudah-mudahan Agustus Selesai

Berita
Pendapatan Turun, SBI Berharap pada Proyek Strategis Nasional IKN

Pendapatan Turun, SBI Berharap pada Proyek Strategis Nasional IKN

Berita
Pendapatan Waskita Beton Naik 38 Persen Jadi Rp 505,68 Miliar

Pendapatan Waskita Beton Naik 38 Persen Jadi Rp 505,68 Miliar

Berita
Jumlah Backlog Kepemilikan Rumah Berkurang Jadi 9,9 Juta

Jumlah Backlog Kepemilikan Rumah Berkurang Jadi 9,9 Juta

Berita
Kuartal I-2024, Harita Nickel Catat Kenaikan Pendapatan 26 Persen

Kuartal I-2024, Harita Nickel Catat Kenaikan Pendapatan 26 Persen

Berita
[POPULER PROPERTI] Pasok Material Tol Padang-Sicincin, HK Kolaborasi dengan Korem 032/Wirabraja

[POPULER PROPERTI] Pasok Material Tol Padang-Sicincin, HK Kolaborasi dengan Korem 032/Wirabraja

Berita
9 Jembatan Tua di Jatim Tuntas Diganti, Telan Biaya Rp 591,9 Miliar

9 Jembatan Tua di Jatim Tuntas Diganti, Telan Biaya Rp 591,9 Miliar

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pekalongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pekalongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Purbalingga: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Purbalingga: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Brebes: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Brebes: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kebumen: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kebumen: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Kini, Masyarakat Banyuwangi Tak Lagi Waswas soal Kepastian Tanah

Kini, Masyarakat Banyuwangi Tak Lagi Waswas soal Kepastian Tanah

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com