Dua Kemungkinan Nasib Reklamasi Teluk Jakarta di Masa Depan - Kompas.com

Dua Kemungkinan Nasib Reklamasi Teluk Jakarta di Masa Depan

Ridwan Aji Pitoko
Kompas.com - 19/04/2016, 17:00 WIB
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Suasana proyek pembangunan reklamasi Teluk Jakarta di kawasan Pantai Utara, Jakarta Utara, Rabu (11/5/2016). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menghentikan sementara proyek reklamasi Pulau C, D, dan G, lantaran dinilai melanggar izin dan perundang-undangan mengenai lingkungan hidup.

JAKARTA, KOMPAS.com - Terkait moratorium reklamasi Teluk Jakarta, ada dua kemungkinan yang bisa terjadi. Salah satunya adalah penghentian selama-lamanya.

"Penghentian sementara ini punya dua kemungkinan, tidak jadi atau terus dan itu tergantung semua kajiannya apakah komprehensif dan konsisten atau tidak," ucap Pakar Hukum Lingkungan Hidup, Asep Warlan Yusuf, di Jakarta, Selasa (19/4/2016).

Asep melanjutkan, pengkajian itu nantinya memberikan dampak luar biasa bagi tata ruang dan masyarakat pasti akan ada perpanjangan waktu untuk mengkaji lebih lanjut.

Namun, jika perpanjangan kajian itu tidak memberikan hasil lebih baik maka reklamasi Teluk Jakarta kemungkinan besar akan dihentikan.

Kajian yang dilakukan merupakan salah satu rekomendasi dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait pengerjaan reklamasi Teluk Jakarta.

Baca: Ini Rekomendasi Pemerintah untuk Reklamasi Teluk Jakarta

Kajian tersebut rencananya akan dilakukan oleh joint committee yang melibatkan pejabat-pejabat dari Sekretaris Kabinet, Kemenko Kemaritiman, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Jika memang hasil dari kajian joint committee menghasilkan rekomendasi dengan syarat satu dua tiga misalnya begitu maka bisa lanjut terus," tandas Asep.

PenulisRidwan Aji Pitoko
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM