Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lippo Mulai Pasarkan St Moritz Makassar

Kompas.com - 09/01/2014, 18:55 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Melalui unit bisnisnya, Lippo Homes, PT Lippo Karawaci Tbk terus mengembangkan ekspansi bisnisnya di kawasan timur Indonesia, tepatnya Makassar, Sulawesi Selatan. Sejak dibuka akhir 2013 lalu, penjualan superblok St Moritz di kawasan Panakukang,  mengalami kelebihan permintaan 110 persen.

Di tahap pertama, Lippo baru memasarkan menara apartemen pertama dari tiga menara apartemen yang ada di St Moritz Makassar. Di atas lahan di atas lahan seluas 2,7 hektar, jumlah unit ditawarkan sebanyak 286 unit dengan harga mulai Rp 700 juta per unit. Adapun ukuran unitnya meliputi 35 m2, 70 m2, dan 105 m2.

Ivan Setiawan Budiono, Chief Executive Officer (CEO) Lippo Homes menjelaskan, profil pembeli apartemen St Moritz Makassar didominasi oleh warga Makassar sendiri sebanyak 70%. Sisanya adalah pebisnis dari Indonesia timur seperti Manado, Ambon, dan Papua.

Seperti diberitakan sebelumnya di Kompas.com, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Makassar mencapai rerata 8,5 persen per tahun, jauh di atas pertumbuhan ekonomi Nasional 5,9 persen. Hal ini mengindikasikan besarnya potensi investasi, terutama di sektor properti, baik hotel, perumahan, apartemen, maupun pusat belanja.

"Superblok ini mampu menjadi sarana baru investasi yang prospektif bagi para investor yang menginginkan nilai tambah di wilayah Panakukang, Makassar," ujar Ivan kepada KONTAN, Kamis (9/1/2014).

Melihat tingginya animo pembeli, Lippo berniat merilis menara apartemen kedua dan ketiga di St Moritz Makassar masing-masing pertengahan 2014 dan awal 2015. Ivan mengaku tidak khawatir pemilihan umum (pemilu) yang berlangsung tahun ini akan membawa dampak buruk terhadap penjualan.

"Pada saat pemilu justru banyak uang mengalir ke daerah," ujarnya.

Menurut prediksi Ivan, harga jual St Moritz Makassar bisa terangkat 15%-20% per tahun berkat masih minimnya pasokan apartemen yang terintegrasi dengan fasilitas komersial di kota itu.

Selain apartemen, St Moritz Makassar juga mencakup hotel sebanyak 210 kamar, mal seluas 227.000 meter persegi (m2), Siloam Hospital, Sekolah Pelita Harapan, bioskop sebanyak sepuluh layar, pusat kuliner dan hiburan, dan lain-lain. Keseluruhan proyek berdiri di atas lahan seluas 2,7 hektare (ha).

Lippo menjadwalkan pembangunan superblok dengan nilai investasi Rp 3,5 triliun itu dilakukan awal 2014 sampai dengan empat tahun mendatang. Semula, peletakan batu pertama ditargetkan di akhir 2013. Namun Ivan beralasan proses perizinan dan pematangan lahan belum rampung hingga kini. (Adisti Dini Indreswari)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kediri: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kediri: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Berita
Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Berita
Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Ritel
Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Tips
Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Berita
Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Berita
Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Berita
Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Hunian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com