Padahal, menurut dia, langkah tersebut dapat menimbulkan risiko baru.
"Mengganti MCB dengan rating lebih besar tanpa menyesuaikan ukuran kabel justru berbahaya, karena proteksi terhadap korsleting menjadi tidak sensitif dan kabel bisa terbakar sebelum MCB sempat memutus arus," kata Kevin.
Sistem pentanahan atau grounding menjadi salah satu bagian instalasi yang sering diabaikan.
Grounding dilakukan dengan memasang batang pentanahan ke dalam tanah dan menghubungkannya ke stopkontak melalui kabel khusus. Namun, dalam praktiknya, kabel pentanahan berwarna hijau-kuning sering kali tidak terhubung sama sekali.
Akibatnya, ketika terjadi kebocoran arus pada peralatan berbahan logam seperti kulkas, dispenser, atau komputer, penghuni rumah berisiko mengalami sengatan listrik.
"Selain itu, tanpa grounding yang baik, peralatan proteksi seperti ELCB/RCD tidak dapat bekerja optimal mendeteksi kebocoran arus," ujar Kevin.
Ia menjelaskan bahwa instalasi yang ideal menggunakan tiga kabel pada setiap stopkontak.
"Idealnya, setiap stopkontak ditarik tiga kabel sekaligus: fasa, netral, dan tanah, bukan hanya dua kabel seperti yang umum ditemui di rumah-rumah lama," katanya.
Kevin juga menyoroti penggunaan stopkontak, steker, dan kabel ekstensi murah tanpa label Standar Nasional Indonesia (SNI).
Menurut dia, produk semacam ini umumnya menggunakan kabel berukuran kecil, berbahan campuran, dan memiliki isolasi tipis yang lebih mudah rusak.
"Kombinasi ini meningkatkan risiko panas berlebih, korsleting, dan akhirnya kebakaran," ujarnya.
7. Memasang stopkontak tanpa memerhatikan IP Rating
Kesalahan yang juga sering ditemukan adalah pemasangan stopkontak tanpa memperhatikan IP Rating atau tingkat perlindungan terhadap debu dan air.
"Banyak rumah masih menggunakan stopkontak indoor biasa di dapur, teras terbuka, taman, area cuci, hingga kamar mandi," kata Kevin.
Padahal, lanjut dia, stopkontak jenis tersebut tidak dirancang untuk menghadapi percikan maupun rembesan air sehingga rentan mengalami korsleting.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.