Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kulkas di Rumah Anda Kekurangan Freon? Ini Sederet Tandanya

Kompas.com - 22/06/2024, 17:32 WIB
Masya Famely Ruhulessin,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

Sumber Frigo Tech

JAKARTA, KOMPAS.com - Freon, juga dikenal sebagai refrigeran, merupakan gas yang memainkan penting dalam sistem pendingin di sebuah kulkas.

Namun, seiring berjalannya waktu, freon di kulkas akan semakin menipis sehingga peralatan bekerja tidak efisien dan berisiko rusak.

Agar mencegah kerusakan lebih lanjut, berikut empat tanda yang muncul ketika freon di kulkas Anda mulai berkurang.

Baca juga: Apa Itu Kulkas Inverter dan Bagaimana Nilai Lebihnya?

Penurunan suhu

Salah satu tanda paling umum jika kulkas Anda kekurangan freon adalah penurunan suhu di dalam kulkas. 

Jika Anda menyadari kulkas yang dimiliki tidak mendingin seperti biasanya, ini bisa menjadi indikatornya.
Penurunan suhu tersebut bisa terjadi secara bertahap atau tiba-tiba, tergantung kadar freon yang hilang.

Peningkatan tagihan listrik

Jika Anda melihat ada peningkatan tagihan listrik tanpa adanya barang elektronik baru atau perubahan konsumsi listrik di rumah, bisa jadi itu karena kulkas yang kekurangan freon.

Ketika asupan freon tidak mencukupi, sistem harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu rendah, sehingga meningkatkan konsumsi energi.

Baca juga: Berapa Lama Kulkas di Rumah Anda Bisa Bertahan?

Pembentukan es

Jika Anda melihat tumpukan es atau embun beku di dinding kulkas, ini mungkin menunjukkan bahwa sistem Anda juga kehabisan Freon.

Penumpukan es juga dapat menyebabkan kebocoran air, karena penumpukan es dapat menyumbat evaporator.

Muncul suara bising

Jika Anda mendengar suara yang tidak biasa, seperti bunyi gerinda atau desisan, ini mungkin menunjukkan bahwa kulkas di rumah kekurangan freon.

Karena sistem harus bekerja lebih keras untuk menjaga suhu tetap rendah, yang dapat menyebabkan bunyi suara yang tidak normal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com