Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Begini Cara Tepat Membersihkan Karpet di Rumah Anda

Kompas.com - 21/04/2024, 18:00 WIB
Masya Famely Ruhulessin,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Karpet merupakan salah satu penutup lantai yang paling banyak dipilih karena menawarkan kenyamanan.

Namun demikian, beberapa bahan karpet dengan mudah memerangkap debu sehingga harus rutin dibersihkan.

Anda bisa menyedot debu dari permukaan secara teratur setidaknya seminggu sekali. Cara ini akan mencegah debu dan kotoran menempel terlalu dalam pada serat karpet.

Penumpukan kotoran yang berlebihan menyebabkan bau dan merusak serat sehingga karepet terlihat lebih cepat aus.

Baca juga: 3 Pilihan Karpet yang Aman bagi Kamar Anak

Saat Anda membersihkan, setel penyedot debu ke pengaturan terendah. Pindahkan furnitur dan barang-barang lainnya dari karpet kemudian sedot debu perlahan ke arah vertikal dan horizontal.

Jika tiba waktunya untuk membersihkan lebih mendalam, sedotlah karpet dengan baik di kedua sisinya.

Anda juga bisa menggantung karpet pada pagar yang kokoh dan memukul kedua sisi permadani dengan sapu untuk menghilangkan sisa pasir.

Setelah itu, gunakan selang taman dengan nosel semprot atau pengaturan rendah pada mesin cuci bertekanan tinggi untuk membilas sisa tanah.


Jika Anda tidak memiliki tempat untuk menggantung permadani, letakkan permadani di luar ruangan di atas terpal plastik saat Anda membersihkannya.

Setelah karpet basah, isi ember dengan air dingin dan tambahkan sekitar 1/4 cangkir cairan pencuci piring atau pembersih serbaguna.

Oleskan larutan sabun pada permadani menggunakan sikat. Berikan perhatian ekstra pada area yang sangat kotor.

Baca juga: 5 Penyebab Karpet di Rumah Anda Berbau Tak Sedap

Gunakan selang taman atau mesin cuci listrik untuk membilas larutan sabun. Gantung karpet hingga kering.

Hingga kering, karpet yang basah bisa memakan waktu hingga delapan jam, balikkan setidaknya sekali agar udara bersirkulasi dengan baik di kedua sisi.

Pastikan karpet Anda ada dalam keadaan kering sepenuhnya sebelum memasangnya kembali. n

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Mengenal Penthouse, Tipe Unit Paling Eksklusif di Apartemen

Mengenal Penthouse, Tipe Unit Paling Eksklusif di Apartemen

Apartemen
Tahun Ini, BPD DIY akan Salurkan 100 Unit KPR FLPP

Tahun Ini, BPD DIY akan Salurkan 100 Unit KPR FLPP

Hunian
Pengembang Rumah Subsidi Desak Prabowo Bentuk Kementerian Perumahan Rakyat

Pengembang Rumah Subsidi Desak Prabowo Bentuk Kementerian Perumahan Rakyat

Berita
Tahun Ini, Central Group Targetkan Penjualan Rp 1,8 Triliun

Tahun Ini, Central Group Targetkan Penjualan Rp 1,8 Triliun

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lembata: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lembata: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Tol Bocimi Kelar Diperbaiki Permanen Sebelum Libur Akhir Tahun Ini

Tol Bocimi Kelar Diperbaiki Permanen Sebelum Libur Akhir Tahun Ini

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Manggarai Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Manggarai Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Tengah: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Tengah: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Sengkarut Korupsi Tol MBZ, Lelang Proyek Diatur, Kualitas Material Dipangkas

Sengkarut Korupsi Tol MBZ, Lelang Proyek Diatur, Kualitas Material Dipangkas

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Dompu: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Dompu: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mengapa Setelah Dipel Lantai Rumah Justru Terasa Lengket?

Mengapa Setelah Dipel Lantai Rumah Justru Terasa Lengket?

Interior
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Bima: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Bima: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Mataram: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Mataram: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com