Kompas.com - 28/07/2021, 11:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama lima tahun atau periode 2016-2020, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direkotrat Jenderal (Ditjen) Perumahan telah membedah 9.892 unit rumah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Rinciannya, Tahun 2016 disalurkan sebanyak 1.183 unit, 2017 sebanyak 1.988 unit, 2018 sebanyak 2.000 unit, 2019 sebanyak 2.276 unit, serta 2020 sebanyak 2.445 unit.

Program yang dikenal dengan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat agar dapat tinggal di rumah layak huni.

Dengan demikian, dapat membantu masyarakat untuk terhindar dari berbagai penyakit, termasuk Covid-19.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, program BSPS dilaksanakan dengan metode Padat Karya Tunai (PKT) untuk mempertahankan daya beli masyarakat dan mengurangi angka pengangguran.

"Saya harap, program ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman," tuturnya seperti dikutip dari laman Kementerian PUPR, Rabu (28/07/2021).

Baca juga: Warga NTB Terima Rp 17,5 Juta untuk Bedah Rumah

Sementara Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, usulan calon lokasi BSPS dilakukan dari Bupati/Wali Kota maupun Kementerian/Lembaga (K/L) terkait.

"Usulannya mengacu pada basis data terpadu yang dilengkapi dengan data rumah tidak layak huni (RTLH) dan jumlah kebutuhan kekurangan rumah swadaya,” kata dia.

Khalawi menerangkan, Kepulauan Babel memiliki jumlah kekurangan kebutuhan atau backlog perumahan yang cukup tinggi.

Data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kepulauan Babel menunjukkan, jumlah RTLH di wilayah itu sekitar 18.954 unit. Sementara backlog perumahan tahun 2020 sebanyak 51.228 unit.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.