Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pangeran Charles Ajak Mahasiswa Atasi Perubahan Iklim

Kompas.com - 27/07/2021, 19:00 WIB
Masya Famely Ruhulessin,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

Sumber Dezeen

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan desainer Apple, Jony Ive, menjalin kerja sama dengan Pangeran Charles meluncurkan inisiatif untuk mengatasi perubahan iklim.

Seperti dikutip dari Dezeen, Selasa (27/07/2021), proyek ini secara resmi diluncurkan pada hari Sabtu (24/07/2021) untuk menandai 100 hari menuju konferensi iklim COP26.

Siswa dan alumni terbaru dari Royal College of Art (RCA) di London akan diminta mengajukan proposal, yang bisa membantu mengatasi emisi gas rumah kaca dan mengembangkan model sosial dan ekonomi baru.

"Saya sangat bangga menjadi bagian dari Terra Carta Design Lab yang didirikan oleh Yang Mulia Pangeran Wales," kata Ive.

Baca juga: Mengintip Dekorasi Natal di Buckingham Palace

"Ini adalah cara yang visioner dan imajinatif untuk membantu mengatasi masalah lingkungan yang semakin mendesak di dunia," tambah mantan wakil presiden desain industri di Apple ini.

Menurut Ive, seringkali tantangan terbesar menuntut pemikiran yang paling cerdik dan paling kreatif.

Itulah sebabnya ia sangat senang dengan proposal yang diajukan oleh siswa RCA melalui kolaborasi ini.

“Saya tahu bahwa kreativitas dan daya cipta mereka akan mengembangkan solusi yang benar-benar kuat,” jelas pria yang meninggalkan Apple pada 2019 tersebut.

Proyek ini akan mencari konsep yang menunjukkan bagaimana desain, seni, sains, dan teknik dapat berkontribusi dalam menemukan solusi untuk perubahan iklim.

Daftar ide terbaik akan diumumkan selama konferensi iklim COP26 pada bulan November dan pemenangnya akan diumumkan pada tahun 2022.

“Ide-ide kecil dapat berdampak besar jika didukung dengan desain, sains, dan teknik yang tepat dan itulah ide utama di balik Terra Carta Design Lab saat ini,” kata Pangeran Charles.

Menurut pria yang bergelar The Prince of Wales ini, mereka hanya punya waktu 100 hari hingga berlangsungnya COP26, konferensi besar PBB di Glasgow.

“Kita semua perlu memainkan peran kita, tua dan muda, jika kita ingin mengubah cara kita menjaga Bumi, membuat itu berkelanjutan untuk alam, manusia, dan planet," tambah Charles.

Terra Carta Design Lab adalah cabang dari Terra Carta, sebuah inisiatif yang diluncurkan oleh Pangeran Charles awal tahun ini untuk memberikan "peta jalan praktis untuk menuju masa depan yang ambisius dan berkelanjutan".

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Dezeen
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hingga 30 April, Tiket KA dari Surabaya dan Malang Diskon 20 Persen

Hingga 30 April, Tiket KA dari Surabaya dan Malang Diskon 20 Persen

Berita
Ketua Dewan Kawasan Aglomerasi DKJ Ditunjuk oleh Jokowi

Ketua Dewan Kawasan Aglomerasi DKJ Ditunjuk oleh Jokowi

Berita
Siap-siap, Bangunan Liar di Puncak Bogor Bakal Digusur

Siap-siap, Bangunan Liar di Puncak Bogor Bakal Digusur

Berita
Resmikan Bandara Panua Pohuwato, Jokowi: Kalau Tidak Punya, Kita Kalah Saing

Resmikan Bandara Panua Pohuwato, Jokowi: Kalau Tidak Punya, Kita Kalah Saing

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Ciamis: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Ciamis: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Daerah yang Masuk Kawasan Aglomerasi DKJ Bisa Dapat Suntikan APBN

Daerah yang Masuk Kawasan Aglomerasi DKJ Bisa Dapat Suntikan APBN

Berita
Lahan Eks-HGU 250 Hektar di Ciawi Diserahkan kepada Masyarakat

Lahan Eks-HGU 250 Hektar di Ciawi Diserahkan kepada Masyarakat

Berita
Usai Tak Jadi Ibu Kota, Pembangunan di Jakarta Berbasis Kawasan Aglomerasi

Usai Tak Jadi Ibu Kota, Pembangunan di Jakarta Berbasis Kawasan Aglomerasi

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Garut: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Garut: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Incar Pasar Lokal dan Asing, Vila Mewah di Bali Ditawarkan Rp 7,5 Miliar

Incar Pasar Lokal dan Asing, Vila Mewah di Bali Ditawarkan Rp 7,5 Miliar

Hunian
IKEA Kembali Rilis Produk Lawas, Karya 4 Desainer asal Swedia

IKEA Kembali Rilis Produk Lawas, Karya 4 Desainer asal Swedia

Interior
Hilangkan Bau Tak Sedap dari Wastafel dengan 5 Langkah Ini

Hilangkan Bau Tak Sedap dari Wastafel dengan 5 Langkah Ini

Tips
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Purwakarta: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Purwakarta: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Karawang: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Karawang: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Segera Rampung, Ini Progres Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik di Jambi

Segera Rampung, Ini Progres Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik di Jambi

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com