Kompas.com - 13/07/2021, 14:00 WIB
Rumah susun (rusun) Universitas Pendidikan Ganesha di Provinsi Bali. Dok. BALAI P2P JAWA IV/ BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPRRumah susun (rusun) Universitas Pendidikan Ganesha di Provinsi Bali.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan serah terima pemanfaatan aset rumah susun Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) di Provinsi Bali.

Rusun senilai Rp 16,26 miliar ini merupakan tipe 24 yang terdiri dari 43 unit hunian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid berharap, kehadiran rusun Undiksha dapat memberikan semangat bagi para mahasiswa dalam menempuh pendidikan.

"Fasilitas yang ada di rusun juga sudah lengkap. Sehingga, mahasiswa tinggal masuk membawa pakaian dan fokus belajar bersama teman-teman," terang Khalawi dalam siaran pers, Selasa (13/07/2021).

Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Bali Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa IV I Wayan Suwardana mengatakan, penyerahan pemanfaatan rusun ini dilakukan karena pembangunan fisik telah rampung.

Baca juga: Rusun Mahasiswa Unima Selesai Dibangun, Tersedia Unit Penyandang Disabilitas

Rusun tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan dikelola dengan baik oleh tim pengelola Undiksha.

"Pengelola juga harus segera mengurus dokumen serah terima aset dan dapat menjalankan dengan baik kegiatan pemanfaatan rusun meliputi kegiatan operasional, pemeliharaan, serta perawatan," tutur Suwardana.

Kegiatan tersebut, kata Wayan, harus berpedoman pada peraturan yang berlaku, baik pagi pengelola maupun penghuni rusun. 

Rusun ini dibangun satu tower dan bisa menampung sebanyak 84 orang. Namun demikian, saat pendaftaran secara daring dibuka oleh pihak kampus, peminat rusun mencapai ratusan orang.

Menurut Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Administrasi, Keuangan, dan Sumber Daya Manusia Undiksha, I Wayan Lasmawan, fenomena ini membuktikan tingkat kepercayaan mahasiswa untuk tinggal di rusun ini dikarenakan fasilitas dan keamanan sangat bagus.

Adapun pengelolaan kebersihan dan sanitasi akan dilakukan oleh petugas sehingga mahasiswa bisa lebih fokus terhadap perkuliahan mereka.

Sementara, untuk sistem keamanan, sudah ada Satuan Pengamanan (Satpam) dalam menjaga rusun selama 24 jam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.