Berbatasan dengan Malaysia, Kabupaten Nunukan Punya Masalah Ketimpangan Pemilikan Tanah

Kompas.com - 25/03/2021, 14:00 WIB
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) melakukan kunjungan ke Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Dok. Kementerian ATR/BPN.Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) melakukan kunjungan ke Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabupaten Nunukan di Provinsi Kalimantan Utara memiliki permasalahan berupa ketimpangan kepemilikan tanah.

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Surya Tjandra mengatakan, hal ini menjadi persoalan krusial dalam isu penyediaan tanah. 

"Jadi, kehadiran negara dalam urusan agraria ada empat hal yaitu pemanfaatan, penggunaan, pemeliharaan dan penyediaan," ujar Surya dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, Kamis (25/3/2021).

Oleh karena itu, kata Surya, hal ini menjadi alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memasukkan program Reforma Agraria menjadi Nawacita untuk menemukan keseimbangan yang tepat.

Dalam pelaksanaannya, Reforma Agraria yang merupakan program strategis nasional harus didukung penuh oleh seluruh kementerian/lembaga (K/L) karena bagian dari visi Presiden.

Untuk itu, Surya berharap, implementasi dari Reforma Agraria dapat dilakukan bersama dengan para pemangku kepentingan.

Langkah ini bertujuan untuk menyediakan ruang lebih luas agar masyarakat dapat memiliki akses lebih baik dalam meningkatkan kesejahteraan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk diketahui, Kabupaten Nunukan terdiri dari 21 kecamatan yang berbatasan langsung dengan Sarawak dan Sabah di Malaysia.

Baca juga: Tiga Pos Lintas Batas Negara Dilengkapi Infrastruktur Pendukung

Daerah tersebut memiliki tapal batas darat, laut, dan kawasan perairan dengan Kabupaten Nunukan.

Surya menegaskan, dalam menyelesaikan permasalahan pertanahan di tapal batas negara tentu membutuhkan waktu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X