Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jatuh Bangun Merintis Bisnis, dari Pabrik Mercon yang Gagal Kini Jadi Raksasa Djarum dan BCA

Kompas.com - 15/03/2021, 06:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bisnis apa pun yang saat ini tampak terang bersinar belum tentu selalu memiliki perjalanan mulus. Waktu selalu memberi kesempatan kepada mereka orang-orang yang tak mengenal menyerah. 

Selalu ada momentum saat seseorang mengalami kegagalan, bahkan menjadi tragedi besar dalam kehidupan bisnis seseorang. Dari kegagalan dan tragedi inilah, beberapa orang justru memetik pelajaran untuk semakin kuat dan berhati-hati.

Grup Djarum, yang kini menguasai banyak lini bisnis, salah satu gambaran bagaimana jatuh bangunnya sebuah usaha sebelum menjadi kerajaan bisnis raksasa.  

Baca juga: Rahasia Sukses Gurita Bisnis Djarum hingga BCA: Siapkan Diri Hadapi Segala Situasi

 

Armand Hartono, salah satu ahli waris grup Djarum yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur BCA, mengisahkan bagaimana sebuah bisnis besar seperti Djarum dirintis dari nol.

PT Bank Central Asia Tbk atau BCA telah dikenal sebagai bank swasta terbesar di Indonesia yang kini berada dalam genggaman grup Djarum juga. 

Bank yang berdiri sejak 21 Februari 1957 atau sudah 64 tahun ini dimiliki oleh produsen rokok kretek PT Djarum.

Armand bercerita, salah satu pelajaran penting dari kakeknya selaku pendiri Djarum adalah, dia diajarkan untuk siap menghadapi situasi apa pun, termasuk naik turunnya usaha dan risiko kebangkrutan. Harus siap menghadapi apa pun yang terjadi.

Baca juga: Jangan Salah Perhitungan, Ini Bisnis Properti yang Cocok di 13 Kota

"Jadi, kalau melihat dari sebelumnya ditanam di kehidupan saya, itu intinya sudah siap habis, siap perubahan apa pun," tutur Armand dalam webinar "The Untold Story of Next Generation Leaders", Sabtu (13/3/2021).

Berawal dari pabrik mercon yang gagal

Armand menuturkan, kakeknya yaitu Oei dulu bekerja dan berdagang mulai dari nol. Kemudian, dia memiliki pabrik mercon hingga mengalami kesuksesan.

Namun, tahun 1939, terjadi kecelakaan yang menyebabkan pabrik Oei meledak dan membuatnya gulung tikar. Akan tetapi, usaha tak berhenti hanya karena tragedi ledakan mercon ini. 

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Bagaimana Cara Menghapus Noda Krayon Pada Lemari Minimalis Kayu

Bagaimana Cara Menghapus Noda Krayon Pada Lemari Minimalis Kayu

Tips
Tanggapi Airlangga soal Penggunaan LRB, Basuki: Saya Akan Kembangkan

Tanggapi Airlangga soal Penggunaan LRB, Basuki: Saya Akan Kembangkan

Berita
[POPULER PROPERTI] Lepas Tanah Pemprov Bali Jadi Milik Masyarakat, Hadi Tjahjanto Puji I Wayan Koster

[POPULER PROPERTI] Lepas Tanah Pemprov Bali Jadi Milik Masyarakat, Hadi Tjahjanto Puji I Wayan Koster

Berita
Capai 80 Persen, Pembangunan Stasiun Terbesar Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Capai 80 Persen, Pembangunan Stasiun Terbesar Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Berita
Alasan Pemerintah Pilih Bangun Apartemen sebagai Tempat Tinggal ASN di IKN

Alasan Pemerintah Pilih Bangun Apartemen sebagai Tempat Tinggal ASN di IKN

Hunian
Basuki Targetkan Hunian ASN di IKN Mulai Dibangun Juni, Buat 16.900 Orang

Basuki Targetkan Hunian ASN di IKN Mulai Dibangun Juni, Buat 16.900 Orang

Hunian
Indonesia Rawan Gempa, Airlangga Minta Basuki Pakai LRB Bangun Gedung

Indonesia Rawan Gempa, Airlangga Minta Basuki Pakai LRB Bangun Gedung

Berita
Bangka Belitung Hasilkan 1.950 Ton FABA Per Bulan, Ini Ragam Manfaatnya

Bangka Belitung Hasilkan 1.950 Ton FABA Per Bulan, Ini Ragam Manfaatnya

Berita
Murah dan Aman, 3 Produk Ini Bisa Hilangkan Coretan Krayon di Dinding Rumah

Murah dan Aman, 3 Produk Ini Bisa Hilangkan Coretan Krayon di Dinding Rumah

Tips
Dapat 3 Proyek, WSBP Klaim Jadi Anak BUMN Pertama Suplai Beton IKN

Dapat 3 Proyek, WSBP Klaim Jadi Anak BUMN Pertama Suplai Beton IKN

Berita
Jadi Venue KTT ASEAN 2023, Ini Progres Kawasan MICE di Golo Mori NTT

Jadi Venue KTT ASEAN 2023, Ini Progres Kawasan MICE di Golo Mori NTT

Berita
Resmikan Pabrik LRB Terbesar di Indonesia, Basuki: Masak Impor Terus?

Resmikan Pabrik LRB Terbesar di Indonesia, Basuki: Masak Impor Terus?

Berita
Waskita Garap Proyek Sarana dan Prasarana di SKPT Morotai, Ini Rinciannya

Waskita Garap Proyek Sarana dan Prasarana di SKPT Morotai, Ini Rinciannya

Berita
Transportasi Publik ke Area Relokasi Banjir Manado Bakal Dibangun

Transportasi Publik ke Area Relokasi Banjir Manado Bakal Dibangun

Berita
Lakukan Ini Agar Cat di Lemari Minimalis Anda Bertahan Lama

Lakukan Ini Agar Cat di Lemari Minimalis Anda Bertahan Lama

Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+