Pasar Pariaman Dilengkapi Shelter Evakuasi Tsunami

Kompas.com - 04/02/2021, 19:00 WIB
Kementerian PUPR selesaikan revitalisasi Pasar Pariaman Sumatera Barat Kementerian PUPRKementerian PUPR selesaikan revitalisasi Pasar Pariaman Sumatera Barat

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan revitalisasi Pasar Pariaman di Sumatera Barat.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan revitalisasi dan pembangunan pasar tradisional merupakan upaya pemerintah membantu memulihkan ekonomi pedagang pasar.

Dengan revitalisasi, pasar akan lebih tertata sehingga dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat dalam berbelanja.

Selain itu, karena revitalisasi dilakukan menggunakan anggaran pemerintah maka diharapkan harga sewa kios pasar yang baru ini terjangkau oleh para pedagang.

Baca juga: Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

“Diharapkan, infrastruktur pasar yang berkualitas dapat dirasakan langsung manfaatnya, terutama menjamin distribusi bahan pokok dan turut menggerakan sektor riil atau UMKM yang merata hingga pelosok desa di seluruh Indonesia,” kata Basuki dalam keterangan tertulis yang dikutip Kompas.com, Kamis (04/02/2021).

Pasar Pariaman mulai dibangun bersamaan dengan Puncak Peringatan Hari Nusantara di Kota Pariaman pada Desember 2019 lalu di atas lahan seluas 5.431 meter persegi dengan tinggi empat lantai.

Revitalisasi pasar ini dilengkapi dengan konstruksi atap dak beton sebagai shelter apabila terjadi bencana tsunami.

Pasar Pariaman juga akan dilengkapi dengan ramp di sisi selatan bangunan agar dapat dimanfaatkan sebagai lokasi evakuasi.

Konstruksi revitalisasi bangunan ini dikerjakan oleh PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (Persero) Tbk dengan anggaran Rp 89,74 miliar.

Revitalisasi pasar rakyat ini dilakukan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Dalam penanganan pasar rakyat ini, Kementerian PUPR memberikan atensi percepatan. Besar harapan kami, pasar ini bisa dimanfaatkan untuk peningkatan dan pemulihan situasi krisis ekonomi pada situasi pandemi Covid-19," imbuh Direktur Prasarana Strategis Iwan Suprijanto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X