Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kalahkan Hong Kong, Seoul Bakal Alami Kenaikan Harga Rumah 9,9 Persen

Kompas.com - 02/02/2021, 15:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertumbuhan harga hunian primer di Seoul, Korea Selatan, diprediksi melonjak 8 persen hingga 9,9 persen pada tahun 2021.

Dengan demikian, Seoul akan menjadi kota di Asia-Pasifik dengan kenaikan harga tertinggi tahun ini.

"Pertumbuhan Seoul yang kuat diharapkan berlanjut selama beberapa tahun mendatang," ucap Director Global Residential Savills Research Jelena Cvjetkovic dalam laporannya, Senin (1/2/2021).

Jelena berpendapat, kenaikan ini disebabkan oleh aktivitas perekonomian Korea Selatan yang tidak begitu terpengaruh Pandemi Covid-19.

Sebab, Korea Selatan memberlakukan pembatasan wilayah (lockdown) secara ketat.

Sementara itu, harga hunian primer di Hong Kong diprediksi merosot hingga minus 4 persen pada tahun 2021.

Padahal, Hong Kong merupakan kota yang memimpin harga hunian primer tertinggi di dunia pada tahun 2020 sebesar 4.460 dollar AS atau sekitar Rp 62,6 miliar.

Baca juga: Harga Rumah di Malaysia Diprediksi Turun 1,9 Persen

Sementara Seoul, tahun lalu berada di posisi sembilan dalam indeks 19 kota dunia dengan harga hunian primer tertinggi sebesar 1.760 dollar AS atau ekuivalen Rp 24,7 miliar.

Secara rata-rata, harga hunian primer di 19 kota dunia akan tumbuh positif pada tahun 2021 sebesar 1,6 persen.

Angka tersebut naik 0,8 persen dibandingkan pada tahun 2020 dengan capaian angka 0,8 persen.

Pada tahun lalu, angka ini paling banyak disumbang pada Semester II tahun 2020 yaitu sebesar 0,5 persen.

Kenaikan signifikan pada Semester II itu dipicu oleh pelonggaran pembatasan wilayah.

Selain itu, pertumbuhan positif pasar hunian primer didukung oleh beragam macam stimulus, bunga rendah, dan banyaknya permintaan.

Jelena menyebut, beberapa pemain terkuat pada tahun lalu adalah kota-kota yang efektif dalam menangani virus Corona. Sehingga, aktivitas ekonomi tidak terlalu terpengaruh.

Misalnya, Seoul di Korea Selatan, Hangzhou di China, serta Berlin di Jerman.

Pasar hunian primer pada tahun 2021 diperkirakan akan mengalami pemulihan seiring dengan dimulainya vaksinasi di beberapa negara dunia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ingin Layanan BPN Meningkat, AHY Tekankan Dua Faktor Penting

Ingin Layanan BPN Meningkat, AHY Tekankan Dua Faktor Penting

Berita
Permudah Akses Warga Ciputat, Progress Group Bangun Jalan Penghubung

Permudah Akses Warga Ciputat, Progress Group Bangun Jalan Penghubung

Berita
6,6 Juta Kendaraan Lintasi Tiga Ruas Tol Astra Infra Selama Mudik Lebaran

6,6 Juta Kendaraan Lintasi Tiga Ruas Tol Astra Infra Selama Mudik Lebaran

Berita
[POPULER PROPERTI] 5 Tahun ke Depan, 'Crazy Rich' Indonesia Lampaui Dunia

[POPULER PROPERTI] 5 Tahun ke Depan, "Crazy Rich" Indonesia Lampaui Dunia

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Demak: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Demak: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Klaten: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Klaten: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Wonosobo: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Wonosobo: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Boyolali: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Boyolali: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Identifikasi 100 Properti, OYO Fokus Layani Akomodasi Pemerintah

Identifikasi 100 Properti, OYO Fokus Layani Akomodasi Pemerintah

Hotel
Permintaan Membeludak Pasca-Lebaran, KAI Siapkan Tambahan Relasi Ini

Permintaan Membeludak Pasca-Lebaran, KAI Siapkan Tambahan Relasi Ini

Berita
Lebaran 2024, 2,1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Trans-Sumatera

Lebaran 2024, 2,1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Trans-Sumatera

Berita
Meski Tahan Lama, Wastafel 'Stainless Steel' Punya Kekurangan

Meski Tahan Lama, Wastafel "Stainless Steel" Punya Kekurangan

Tips
Juli Ini, Proyek Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3 Kelar

Juli Ini, Proyek Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3 Kelar

Berita
Metland Catatkan Laba Bersih Rp 417,6 Miliar Sepanjang 2023

Metland Catatkan Laba Bersih Rp 417,6 Miliar Sepanjang 2023

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jepara: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jepara: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com