Kompas.com - 24/01/2021, 10:59 WIB
Rumah minimalis dengan fasad sederhana karya Erwin Kusuma yUdi67dhRumah minimalis dengan fasad sederhana karya Erwin Kusuma

KOMPAS.com - Begitu melihat fasad bangunannya, Anda pasti setuju bahwa ciri khas arsitektur rumah minimalis sederhana terpancar begitu kuat pada hunian ini.

Sang arsitek, Erwin Kusuma, merancang fasad tanpa dekorasi. Fasad dibiarkan polos dan hanya diberi lapisan berupa cat warna abu-abu dan putih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kesederhanaan fasad ini disempurnakan dengan jendela yang dibuat berbentuk persegi panjang dengan ukuran sangat kecil dan ramping serta tanpa bingkai.

Meskipun kecil, jendela ini tetap bisa menjadi jalan masuk cahaya alami.

Nah, berbeda dengan tampilan fasad yang sederhana dan cenderung kaku, bagian dalam rumah minimalis ini justru terasa begitu hangat berkat sentuhan kayu.

Penasaran? Mari lihat bersama beberapa sudut ruangan dari hunian ini!

1. Konsep Open Space dengan Sentuhan Kayu

Rak terbuka yang menutupi salah satu sisi dinding di ruang keluarga karya Erwin KusumayUdi67dh Rak terbuka yang menutupi salah satu sisi dinding di ruang keluarga karya Erwin Kusuma
Arsitek Erwin Kusuma menerapkan konsep open space dengan menyatukan ruang keluarga dan ruang makan.

Di ruang keluarga, warna abu-abu dan putih mendominasi seperti arsitektur rumah minimalis pada umumnya.

Sebagai aksen pemanis sekaligus memberikan sentuhan yang hangat, material kayu tampak menonjol di ruang keluarga ini.

Material kayu yang menampilkan warna natural dan serat-serat kayu yang unik dihadirkan dalam bentuk daun pintu, meja tamu, dan juga rak terbuka besar yang menutupi salah satu sisi dinding.

Sebagai sentuhan akhir nuansa rumah minimalis hangat, ditambahkan dua lampu gantung yang memancarkan cahaya kuning temaram di atas area duduk.

Meja makan dari material kayu, ruang makan karya Erwin KusumayUdi67dh Meja makan dari material kayu, ruang makan karya Erwin Kusuma
Sementara itu, material kayu tampak sangat artistik dan mencuri perhatian di bagian ruang makan.

Arsitek Erwin Kusuma memilih sebuah meja makan dari belahan kayu utuh yang menampilkan guratan kayu yang sangat unik.

Sentuhan kayu diperkuat melalui pilihan kursi-kursi kayu, rangka jendela kayu, dan rangka pintu lebar yang juga dari material kayu.

Material alam ini berhasil memecahkan kekakuan dari arsitektur rumah minimalis dan sekaligus menghangatkan suasana.

2. Beragam Elemen Kayu pada Interior Ruangan

Lantai dan meja dari material kayu, ruang kerja karya Erwin Kusuma yUdi67dh Lantai dan meja dari material kayu, ruang kerja karya Erwin Kusuma
Selain di area yang berkonsep open space, sentuhan kayu yang menghangatkan suasana juga bisa ditemukan di ruangan-ruangan lain di rumah minimalis ini.

Misalnya saja di ruang kerja, elemen kayu yang menampilkan warna dan serat kayu alami menghiasi seluruh lantainya.

Lantai kayu ini menghilangkan kebekuan yang dihasilkan dari penggunaan warna cat putih di dinding, langit-langit, dan juga rak penyimpanan.

Dengan latar serba putih, furnitur kayu rumah minimalis terlihat sangat menonjol. Keberadaan elemen kayu semakin kuat berkat pemilihan meja kerja yang kakinya menggunakan material balok kayu yang dipertahankan bentuk alaminya.

Kombinasi cat warna putih dan material kayu di kamar tidur karya Erwin KusumayUdi67dh Kombinasi cat warna putih dan material kayu di kamar tidur karya Erwin Kusuma
Seperti halnya di ruang kerja, lantai kayu pun ditemukan di kamar tidur. Sentuhan kayu yang menghangatkan suasana diperkuat pula dengan pemilihan furnitur berbahan kayu.

Finishing kayu yang mengkilap tanpa menghilangkan tampilan garis alur kayu alami mampu menghadirkan kesan elegan yang sungguh berkelas.

Meja dapur dari kayu, dapur karya Erwin KusumayUdi67dh Meja dapur dari kayu, dapur karya Erwin Kusuma
Lagi-lagi, di area dapur, elemen kayu yang menghangatkan suasana dihadirkan lewat seperangkat meja yang masih memakai potongan kayu tebal.

Adapun, material kayu tebal berwarna cokelat ini kontras dengan lantai marmer warna abu-abu terang dan lemari dapur yang didominasi warna hitam mengkilap.

Meskipun kontras, tebalnya potongan kayu dan finishing yang mengkilap justru membuat suasana dapur terasa hangat, elegan, sekaligus mewah.

3. Dekorasi Bangku dan Lantai Kayu

Kolam ikan di tengah rumah karya Erwin Kusuma yUdi67dh Kolam ikan di tengah rumah karya Erwin Kusuma
Masih berada di area dalam rumah, arsitek Erwin Kusuma menambahkan sebuah kolam ikan sebagai spot rekreasi keluarga.

Kolam ikan dilengkapi dengan dekorasi alami yang tak ribet, namun menyejukkan pandangan mata.

Tanaman-tanaman hias yang rimbun diletakkan di sekeliling kolam ikan. Sedangkan, di tepian atap terbuka, ditambahkan tanaman-tanaman menjuntai jenis Lee Kwan Yew.

Lantai dan bangku kayu di dekat kolam ikan taman karya Erwin Kusuma yUdi67dh Lantai dan bangku kayu di dekat kolam ikan taman karya Erwin Kusuma
Menyempurnakan dekorasi alami, lantai dari papan-papan kayu diaplikasikan pada koridor yang berbatasan langsung dengan kolam ikan indoor.

Selain itu, ditambahkan pula sebuah bangku dari belahan kayu tanpa finishing. Dekorasi kayu di area kolam indoor ini benar-benar membantu menghadirkan kesan alami yang menenangkan.

4. Batang-batang Kayu Kering di Halaman Belakang Rumah Minimalis

Batang-batang pohon sebagai dekorasi unik rumah minimalis karya Erwin Kusuma yUdi67dh Batang-batang pohon sebagai dekorasi unik rumah minimalis karya Erwin Kusuma
Menghabiskan waktu di dalam rumah minimalis ini sungguh jauh dari kesan membosankan.

Selain keberadaan kolam ikan, ada pula sebuah taman di halaman belakang rumah.

Permukaan taman ini tertutup rumput hijau dengan beberapa pohon yang ditanam di tepian taman.

Tak hanya itu saja, dekorasi unik berupa batang-batang pohon yang sudah kering ditambahkan di beberapa sudut taman.

Dekorasi kayu ini semakin mendukung terciptanya nuansa alami dan pemandangan yang indah. Taman ini benar-benar menjadi spot rekreasi sekaligus tempat bermain yang menyenangkan.

Nah, siapa bilang rumah minimalis terkesan beku dan kaku?

Arsitek Erwin Kusuma telah memberi inspirasi menarik dengan memasukkan elemen kayu untuk interior rumah minimalis yang mampu menghangatkan suasana.

Ditambah, rumah minimalis dengan taman di dalam rumah telah menyediakan fasilitas lengkap yang membantu mengusir kejenuhan.

Dengan desain interior seperti ini, siapa sih yang tak betah berada di rumah?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.