Setelah "Kelamin Pria", Giliran Jembatan Meliuk-liuk Berdiri di China

Kompas.com - 19/01/2021, 10:35 WIB
Jembatan ini menawarkan pemandangan sungai yang spektakuler, Danau Meixi, kota Changsha, dan pegunungan sekitarnya. ArchdailyJembatan ini menawarkan pemandangan sungai yang spektakuler, Danau Meixi, kota Changsha, dan pegunungan sekitarnya.

Arsitek NEXT John de Water menjelaskan, bentuk Lucky Knot terinspirasi dari prinsip cincin Mobius dan seni simpul China.

"Dalam seni dekoratif rakyat China kuno, simpul melambangkan keberuntungan dan kemakmuran," kata de Water.

Jembatan ini mendapatkan daya tarik imajinatifnya karena menggabungkan tradisi dan modernitas.

Lucky Knot lebih dari sekadar jembatan dan penghubung antara dua tepi sungai.

"Keberhasilannya terletak pada menyatukan budaya, dan dalam perpaduan sejarah, teknologi, seni, inovasi, arsitektur, dan tontonan," kata arsitek NEXT lainnnya, Jiang Xiaofei.

Jembatan ini menawarkan pemandangan sungai yang spektakuler, Danau Meixi, kota Changsha, dan pegunungan sekitarnya.

Berkat pertunjukan cahaya LED yang luar biasa, jembatan ini akan menjadi tengara dalam rute cahaya yang menelusuri jalur Sungai Dragon King Harbour.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X