BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Fabelio

Tren Memasak di Rumah Meningkat, Kitchen Set di Dapur Harus Fungsional

Kompas.com - 18/12/2020, 16:06 WIB
Desain dapur dari Fabelio Projects. DOK. FABELIO PROJECTSDesain dapur dari Fabelio Projects.
|

KOMPAS.com – Selama masa pandemi Covid-19, kebanyakan orang melakukan sebagian besar aktivitas hariannya di rumah. Selain bekerja dan belajar, tren memasak di rumah pun kian meningkat.

Alasannya, tak sedikit orang yang bosan dan jenuh melakukan kegiatan yang itu-itu saja di rumah.

Alhasil, memasak atau sekadar bereksperimen membuat makanan ala restoran menjadi kegiatan yang mengasyikkan. Bahkan, ada pula orang yang melakukannya lebih serius dan memanfaatkan keahlian memasaknya untuk berbisnis makanan.

Seiring meningkatnya aktivitas memasak, dapur yang fungsional dan nyaman kini jadi kebutuhan vital.

Principle Designer dari Fabelio Projects Miftahuddin Nurdayat mengamini hal tersebut. Menurutnya, dengan tingginya aktivitas memasak, mempunyai dapur yang baik secara fungsional akan membantu penghuni rumah.

“Sebab, sebelum pandemi, tidak banyak yang menganggap dapur sebagai tempat yang krusial dan penting,” jelas Miftahuddin kepada Kompas.com secara tertulis, Rabu (16/12/2020).

Menurut Miftahuddin, demi kenyamanan aktivitas di dapur, penghuni rumah harus mulai memikirkan untuk mendesain ulang dapurnya agar lebih nyaman dan leluasa saat memasak.

“Ada tiga hal penting yang harus dilakukan. Pertama, posisi kulkas, bak cuci piring (sink), dan kompor harus berada di posisi garis segitiga imajiner,” ujarnya.

Kedua, dapur harus memiliki area persiapan atau space minimum 60 centimeter di antara kulkas dan sink, sink dan kompor, serta kompor dan kulkas. Adapun fungsi dari area persiapan itu adalah untuk mempersiapkan makanan yang hendak diolah pada setiap tahapnya.

“Ketiga, dapur harus memiliki sirkulasi langsung ke arah luar bangunan. Dengan begitu, hawa panas serta bau yang dihasilkan saat memasak dapat langsung dibuang keluar,” jelas Miftahuddin.

Desain dapur minimalis dari Fabelio Projects.DOK. FABELIO PROJECTS Desain dapur minimalis dari Fabelio Projects.

Memanfaatkan ruang dapur sempit

Memang, tak semua rumah memiliki area dapur yang luas. Permasalahan ini pun kerap membuat penghuni rumah kesulitan dalam mendekorasi dapurnya agar tampak bersih, rapi, dan fungsional.

Namun, menurut Miftahuddin, dapur yang sempit bukanlah menjadi permasalahan serius.

“Hal terpenting, pahami kegiatan masak seperti apa yang akan dilakukan di dapur. Sebab, hal tersebut menjadi poin penting untuk mendekorasi dapur yang fungsional,” jelasnya.

Jika memungkinkan, sediakan kitchen island di area dapur. Keberadaan kitchen island ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas, misalnya pengganti meja makan, menjadi tempat untuk menyiapkan bahan makanan, atau bisa pula untuk mempercantik area dapur.

“Dengan adanya kitchen island, otomatis dapat menghemat ruangan karena bisa menggabungkan banyak fungsi menjadi satu,” kata Miftahuddin.

Selain itu, penghuni rumah juga harus memaksimalkan penggunaan kabinet bawah dan kabinet gantung. Kedua kabinet itu memudahkan Anda menyimpan alat masak agar lebih rapi dan tidak mengganggu area atas meja kabinet.

Biasanya, tak sedikit penghuni rumah yang memiliki banyak peralatan memasak meskipun mereka jarang menggunakan alat-alat tersebut. Menurut Miftahuddin, sebaiknya miliki peralatan masak yang sesuai dengan kebutuhan.

“Jangan menggunakan peralatan masak yang terlalu banyak dan besar sehingga mengganggu area persiapan antara kulkas, sink, dan kompor,” jelasnya.

Untuk dapur yang enak dipandang, tambah Miftahuddin, penghuni rumah juga bisa menentukan style atau gaya desain interior dapur yang mereka miliki. Saat ini, ada dua gaya kitchen set yang sedang ngetren, yakni gaya Japanese dan Scandinavian.

“Perbedaan kedua style kitchen set tersebut biasanya terdapat pada penggunaan material dan warna yang digunakan. Desain Scandinavian, misalnya, lebih condong menggunakan material berwarna pastel dan cenderung memiliki tone warna natural serta tidak terlalu banyak elemen ornamental,” katanya.

Sementara gaya Jepang, kitchen set yang dimiliki lebih banyak menggunakan elemen kayu dan bentuknya lebih simpel.

Memang, mendekorasi atau merombak ulang dapur di rumah punya banyak tantangan. Oleh karena itu, untuk mewujudkan konsep dapur sesuai keinginan, ada baiknya meminta bantuan profesional, seperti Fabelio Projects.

Fabelio Projects merupakan jasa layanan untuk kebutuhan desain interior. Anda akan dibantu desainer berpengalaman untuk merancang kitchen set modular dan kustom.

Siraj Damani, salah satu kustomer yang telah mengunakan jasa Fabelio Projects mengatakan, semua konsep telah direncanakan dengan baik oleh desainer. Proses pengerjaan pun cepat dan sesuai konsep awal.

“Saya suka dengan pengerjaannya yang cepat dan lancar. Hasilnya memuaskan. Kemudian, untuk konsep, saya pakai tema monokrom dengan nuansa hitam, putih, dan abu-abu,” ujar Siraj.

Selain mendesain kustom, Anda juga memiliki kesempatan mendesain kitchen modular secara langsung di Fabelio Experience Studio bersama desainer andal. Dengan demikian, desain dapur impian kini bukan sekadar angan-angan. Aktivitas memasak di rumah pun jadi lebih mengasyikkan.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya