Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengembangan Tahap I Lumbung Pangan di Kalimantan Tengah 2.100 Hektar

Kompas.com, 30 Oktober 2020, 20:42 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan, pengembangan tahap I kawasan food estate (lumbung pangan) di Provinsi Kalimantan Tengah seluas 2.100 hektar.

"Pada tahap awal, fokus (rehabilitasi dan peningkatan saluran irigasi) di Blok A, khususnya di zona A1 dan A5 sekitar 2.000 hektar untuk memastikan saluran primer dan sekunder dapat mengalirkan air dengan baik," kata Basuki dalam siaran pers, Jumat (30/10/2020).

Dengan demikian, kata Basuki, pencucian lahan dapat berjalan dengan baik untuk mengurangi kadar keasaman dengan pembuangan bahan beracun yang ada di lahan rawa.

Perlu diketahui, Pemerintah tengah mengembangkan lumbung pangan baru di Kalimantan Tengah untuk tanaman padi di lahan aluvial seluas 165.000 hektar.

Lahan tersebut merupakan eks-Pengembangan Lahan Gambung (PLG) yang diprakarsai oleh Kementerian Pertanian.

Adapun pelaksanaan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi di lahan Eks-PLG untuk Blok A seluas 38.631 hektar telah dimulai sejak 28 September 2020 dengan skema kontrak tahun jamak 2020-2022 senilai Rp 738,04 miliar.

Baca juga: Kebutuhan Irigasi Lumbung Pangan Baru Rp 1,9 Triliun

Pekerjaannya dilaksanakan melalui Kerja Sama Operasi (KSO) antara PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), dan PT Adipatria Dharma.

Dari total luas lahan di Blok A, seluas 17.257 hektar di antaranya akan dilakukan rehabilitasi, dan 21.374 hektar akan ditingkatkan kondisinya.

Prioritas untuk tahun 2020 adalah rehabilitasi dan peningkatan irigasi tahap I seluas 2.100 hektar di Dadahup tersebut ditargetkan tuntas pada akhir 2020.

Lingkup pekerjaan utamanya terdiri dari pekerjaan galiran saluran primer utama sepanjang 27.000 meter, saluran primer pembantu 35.500 meter, saluran sekunder 78.500 meter, tersier 455.000 meter, kuarter 681.000 meter, serta kolektor 70.500 meter.

Selain itu, dilakukan pembuatan pintu air otomatis, box culvert, dan rumah pompa.

Saat ini, progres pekerjaan galian sudah mencapai 76,56 persen, pembangunan rumah pompa sebesar 13,16 persen, pintu air otomatis sebesar 7,22 persen, dan box culvert sebesar 2,64 persen.

Sementara itu, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi pada Blok B, C, D seluas 91.500 hektar akan ditargetkan dapat terkontrak pada Januari 2021.

Anggaran untuk blok tersebut sebesar Rp 4,4 triliun yang dilaksanakan secara kontrak tahun tunggal.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau