Proyek KPBU Bendungan Pasir Kopo Rp 2,3 Triliun Dibangun Tahun 2022

Kompas.com - 22/09/2020, 13:45 WIB
Ilustrasi bendungan Kementerian PUPRIlustrasi bendungan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah akan membangun Bendungan Pasir Kopo di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada tahun 2022 mendatang.

Tendernya akan dilaksanakan pada Juli-September atau Kuartal III Tahun 2021 dengan total nilai capex Rp 2,33 triliun.

Jika kelak terbangun Bendungan Pasir Kopo akan menyumbang volume tampungan sebanyak 165,6 juta meter kubik untuk mencapai target  kapasitas tampung Indonesia pada periode 2020-2024 sebesar 68,11 meter kubik per kapita per tahun.

Sebagaimana diketahui, kapasitas tampung bendungan di seluruh Indonesia saat ini baru mencapai 54,66 meter kubik per kapita per tahun yang dinilai sangat rendah.

Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air ( SDA) Kementerian PUPR Arvi Argyantoro mengatakan, Indonesia ini merupakan salah satu negara yang memiliki kapasitas tampung yang rendah.

"Oleh karena itu, Pemerintah membangun Bendungan Pasir Kopo demi mencapai target kapasitas tampung Indonesia pada periode 5 tahun ke depan," kata Arvi dalam market sounding proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha ( KPBU) Bendungan Pasir Kopo secara virtual, Selasa (22/9/2020)

Baca juga: Meski Meningkat, Stok Infrastruktur RI Masih Jauh dari Standar Global

Akses menuju Bendungan Pasir Kopo ini berjarak 62 kilometer dari Kota Serang dan 21 kilometer dari Rangkasbitung (Ibu Kota Kabupaten Lebak).

Manfaat dari pembangunan proyek ini yaitu, memasok kebutuhan air baku kota Serang sebanyak 0,5 meter kubik per detik ke Kota Serang, 2,5 meter kubik per detik ke Kabupaten Tangerang, dan 5,1 meter kubik per detik ke Daerah Irigasi Ciujung.

Kemudian, bendungan ini diklaim dapat mereduksi banjir 100 tahunan dengan penurunan debit puncak sebesar 81,64 persen, konservasi SDA, pariwisata, serta potensi hidropower PTLM sebesar 4,18 mega watt.

Bendungan Pasir Kopo sendiri masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Nasional ( RPJMN) tahun 2020-2024 karena memiliki infrastruktur dengan nilai ekonomi tinggi.

Selain itu, bendungan ini juga termasuk dalam Rencana Strategis (Renstra) Kementerian PUPR sebagai major project dalam periode yang sama dan 18 pembangunan bendungan lainnya.

Sementara itu, Bendungan Pasir Kopo telah ditetapkan sebagai Rencana Tata Ruang Wilayah ( RTRW) Provinsi Banten sebagai salah satu pengembangan sistem SDA dan diarahkan sebagai kawasan strategis Provinsi Banten.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X