Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

The Exchange 106 Milik Djoko Tjandra Bukan Gedung Tertinggi di Asia Tenggara

Kompas.com, 6 Agustus 2020, 07:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama Djoko S Tjandra kembali hangat diperbincangkan. Buronan kasus pengalihan hak tagih utang Bank Bali tersebut tertangkap setelah melarikan diri selama 11 tahun.

Djoko adalah Direktur dari PT Era Giat Prima (EGP) yang menjalin perjanjian cessie Bank Bali ke Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI).

Dia juga identik dengan Grup Mulia yang memiliki bisnis inti properti dan diketahui melebarkan sayapnya ke Malaysia.

Menurut kuasa hukum Djoko, Anita Kolopaking, kliennya membangun dan memiliki pencakar langit The Exchange 106.

Baca juga: Mengenal The Exchange 106, Pencakar Langit Milik Djoko Tjandra

Hal ini mengonfirmasi artikel The New York Times, yang melaporkan bahwa kepemilikan Grup Mulia atas menara ini sebesar 49 persen.

Sedangkan sisanya yakni 51 persen dimiliki oleh Kementerian Keuangan Malaysia.

The Exchange 106 merupakan gedung yang berada di area bisnis dan keuangan internasional terpadu yang dikenal dengan nama Tun Razak Exchange (TRX), Kuala Lumpur, Malaysia.

Sejumlah media massa di Asia memberitakan bahwa ketinggian The Exchange 106, mengalahkan menara kembar Petronas Twin Towers. 

Bahkan, The Straits Times dan CNN  menulis, pencakar langit ini merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara dengan ketinggian 492 meter di atas permukaan laut atau above sea level.

Betulkah demikian?

Mengutip data Skyscrapers Center, The Exchange 106 menjulang 445,5 meter yang mencakup 95 lantai.

Ketinggian ini dihitung berdasarkan kondisi fisik bangunan secara arsitektural di atas permukaan tanah, bukan dari ketinggian di atas permukaan air laut.

Sementara Petronas Twin Towers mengangkasa 451,9 meter yang meliputi 88 lantai untuk masing-masing menaranya.

Baca juga: Urusan Pencakar Langit, Jakarta Keok dari Kuala Lumpur

Adapun Vincom Landmark 81 yang disebut The Straits Times dan CNN telah kehilangan gelarnya sebagai terjangkung di Asia Tenggara, justru mencakar langit 461,2 meter dengan jumlah 81 lantai.

Vincom Landmark 81 yang merupakan bangunan multifungsi hotel dan residensial ini berada di Ho Chi Minh, Vietnam.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau