JAKARTA, KOMPAS.com - Wings Group Indonesia melalui PT Sayap Mas Utama dan PT Wings Surya bekerja sama dengan The United Nations Children Fund (UNICEF) memberikan donasi Rp 6 miliar untuk meningkatkan akses ketersediaan sarana air, sanitasi dan kebersihan (Water, Sanitation and Hygiene).
Donasi ini merupakan langkah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 bagi anak-anak Indonesia.
Data Pemerintah pada Tahun 2018 menunjukkan, sebanyak 20 juta orang Indonesia masih buang air besar sembarangan dan hanya 50 persen masyarakat yang mempraktikkan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Sementara itu, persentase rumah tangga dengan akses terhadap sanitasi aman hanya menunjukkan angka 7,4 persen.
Artinya, masih banyak keluarga Indonesia yang belum mampu mengakses sarana air, sanitasi, dan kebersihan sebagai kebutuhan dasar untuk menjaga kesehatan tubuh di tengah Pandemi Covid-19.
“Melalui kerjasama ini, Wings Group Indonesia berupaya mewujudkan komitmen kepedulian terhadap kondisi kesehatan keluarga di seluruh penjuru Nusantara," ujar Direktur Marketing PT Sayap Mas Utama (Wings Group Indonesia) Hirajati Natawiria dalam siaran pers, Senin (27/7/2020).
Baca juga: Bantu Tangani Covid-19, Wings Group Kucurkan Rp 25 Miliar
Hirajati menjelaskan, kerja sama ini sejalan dengan filosofi perusahaan bahwa semua lapisan masyarakat berhak mendapatkan akses kesediaan air, sanitasi, dan kebersihan yang sama untuk menunjang kesehatan, khususnya menjaga dari penyebaran virus Covid-19.
Dalam hal ini, UNICEF mengapresiasi kesempatan dalam menjalin kemitraan bersama Wings Group Indonesia untuk meningkatkan akses terhadap layanan air bersih, sanitasi, dan kebersihan yang berkelanjutan,” ujar Chief of Private Fundraising and Partnersihip UNICEF Indonesia Gregor Henneka.
Donasi dari Wings Group Indonesia akan digunakan UNICEF untuk mendukung upaya pencegahan penularan Covid-19 melalui promosi praktik kebersihan yang benar seperti cuci tangan dengan sabun dan mendukung akses sanitasi aman yang berkelanjutan untuk anak-anak dan keluarganya.
"Kami berharap anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus mampu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, terhindar dari beragam penyakit agar dapat berjuang meraih cita-cita,” tutup Hirajati.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.