Dari sisi produksi, keseluruhan proses produksi menggunakan produk dalam negeri, mulai dari struktur baja, trial assembly, proses full span lifting, dan tenaga kerja dalam negeri.
Pekerjaan konstruksi jembatan dilaksanakan dengan nilai kontrak tahun jamak sebesar Rp 298 miliar oleh PT Wijaya Karya (Persero)Tbk dan Konsultan Supervisi PT Perentjana Djaja.
Keduanya meproduksi sendiri pelengkung baja jembatan tersebut.
Jembatan Tumbang Samba dirancang dengan bentang 108 meter, lebar 11,8 meter, serta tinggi 23,7 meter.
Total keseluruhan panjang jembatan yakni 843,2 meter serta memiliki bobot sekitar 450 ton. Hal ini menjadikan Jembatan Tumbang Samba terpanjang di Provinsi Kalimantan Tengah.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.