Saat Normal Baru, Subsidi Transportasi Umum Harusnya Tidak Dipangkas

Kompas.com - 22/05/2020, 21:38 WIB
Warga menggunakan masker saat menumpangi bus transjakarta di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menggunakan masker saat menumpangi bus transjakarta di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

Karena itu, Agung mengritik kebijakan pemotongan subsidi kewajiban pelayanan publik (PSO) hingga 50 persen. Menurutnya kewajiban pelayanan publik tidak seharusnya dipotong.

"Dalam kata PSO terdapat kewajiban yang berarti transportasi publik itu wajib hadir. Bukannya subsidinya dipotong hingga 50 persen," lanjutnya.

Contohnya subsidi PSO TransJakarta yang pada tahun sebelumnya mencapai sekitar Rp 3 triliun, saat ini hanya Rp 1,9 triliun.

Padahal, setengah dari PSO tersebut digunakan untuk membayar operator bis-bis dan mitra TranJakarta.

"Kalau setengah subsidi sudah habis untuk kebutuhan tersebut, kemudian ada situasi ini dan dipotong juga, bayangkan bagaimana nasib mereka?" tanya Agung.

Menurutnya hal ini menjadi persoalan nasib transportasi massal pada saat new normal, Agung mengatakan, sebuah negara disebut maju bukan pada saat orang miskin dapat menaiki mobil namun orang kaya yang bisa naik transportasi massal.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X