JAKARTA, KOMPAS.com - Progres konstruksi proyek Jakarta International Stadium (JIS) mencapai 21,94 persen per Senin (27/4/2020).
Artikel ini menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com pada Selasa (28/4/2020).
Pembangunan proyek JIS saat ini ada pada tahap ekisting plat sisi selatan lantai 1 hingga 4, bekisting plat sisi barat lantai 2 dan 3, bekisting plat sisi utara lantai 1 dan 2, serta bekisting plat sisi timur lantai 1 hingga 4.
Selain itu terdapat area lapangan utama, slipform zona 14, area lapangan latihan, pemancangan ramp sisi timur, penimbunan tanah area taman Bersih Manusiawi Wibawa (BMW).
Progres selanjutnya dapat Anda baca melalui tautan berikut:
Baca juga: UPDATE: Konstruksi Jakarta International Stadium Capai 21,94 Persen
Berita selanjutnya mengenai fokus pengembang properti selama pandemi. Properti merupakan salah satu sektor yang terpukul paling keras saat Pandemi Covid-19.
Meski terdapat beragam stimulus baik moneter maupun fiskal, belum dapat membuat propeti bergerak naik.
Karena lahan merupakan bahan baku utama perusahaan properti, karena itu aktivitas ini terus dilakukan untuk mendukung tetap beroperasinya perusahaan.
Selanjutnya dapat Anda baca pada tautan berikut ini:
Baca juga: Saat Pandemi, Pengembang Properti Fokus Belanja Lahan
Artikel lainnya adalah Perusahaan rumah modular (prefabrikasi) asal Arizona, Amerika Serikat, Dwellito, menawarkan produk baru berupa kantor mini yang dapat dipindahkan.
Alasan Dwellito mendesain kantor mini portabel tersebut adalah sebagai sarana pendukung aktivitas para karyawan melakukan pekerjaan dari rumah atau Work from Home (WFH).
Baca juga: Dukung Tren WFH, Dwellito Tawarkan Kantor Mini Portabel
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.