Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak, 3 Tips WFH Nyaman di Rumah

Kompas.com, 27 Maret 2020, 16:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

Sumber curbed

KOMPAS.com - Dalam rangka menghentikan penyebaran virus Corona, Pemerintah Pusat memberlakukan seluruh kegiatan di rumah masing-masing, seperti bekerja, belajar, dan beribadah sejak 15 Maret 2020.

Khusus kegiatan bekerja dari rumah atau yang dikenal sebagai Work From Home (WFH), Anda harus mengetahui terlebih dahulu langkah yang tepat agar nyaman selama masa karantina ini.

Melansir Curbed, berikut ini tiga tips yang bisa Anda terapkan untuk menciptakan aktivitas WFH yang nyaman.

1. Ciptakan kantor di rumah yang rapi

Hal pertama yang perlu diperhatikan sebelum melaksanakan pekerjaan di rumah adalah ciptakan terlebih dahulu kantor yang rapi.

Carilah beberapa tempat di dalam rumah yang sekiranya membuat Anda nyaman melakukan sesuatu, misalnya di kamar atau sudut rumah lainnya.

Setelah menemukan ruang kerja yang cocok, letakkan beberapa barang yang biasa Anda gunakan untuk bekerja seperti laptop, kertas, pulpen, dan sebagainya.

Jangan lupa untuk terus membersihkan ruang kerja tersebut agar aktivitas WFH dapat berjalan dengan lancar dan nyaman.

2. Letakkan beberapa hal untuk meningkatkan suasana kerja

Seharusnya, WFH menjadi aktivitas yang menyenangkan. Karena, Anda bisa melakukan apa saja selain pekerjaan dari kantor.

Untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman, Anda bisa meletakkan beberapa barang lainnya.

Baca juga: Hari Ini, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil Memulai Kerja dari Rumah

Misalnya, Anda sangat suka makan cemilan, letakkan saja beberapa makanan di sekitar ruang kerja.

Atau, Anda suka mendengarkan musik? Letakkan saja speaker atau radio di samping meja kerja Anda.

3. Letakkan tanaman hijau

Selain speaker atau makanan kesukaan, Anda juga bisa meletakkan tanaman hijau disekitar ruang kerja selama melakukan WFH.

Tanaman hijau yang asri, dapat meningkatkan produktivitas selama melakukan pekerjaan di rumah. Selain itu, tanaman hijau juga menyehatkan mata Anda.

Ada beberapa pilihan tanaman hijau yang bisa diletakkan di meja kerja, seperti, sirih gading, lidah mertua, atau kaktus.

Dengan meletakkan salah satu tanaman tersebut, aktivitas WFH Anda di rumah takkan pernah membosankan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau