Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Permintaan Rumah Menengah Atas di Makassar Meningkat

Kompas.com, 26 Februari 2020, 14:28 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Bisnis properti di Makassar, Sulawesi Selatan, menunjukkan perbaikan pada awal Semester I-2020, setelah melambat selama hampir tiga tahun.

Hal ini ditandai dengan catatan penjualan positif dari segmen hunian dengan rentang harga mulai dari Rp 1 miliar hingga Rp 5 miliar.

Direktur Ciputra Group Johan Giam mengatakan, segmen pasar menengah-atas di Makassar mendapat dorongan dari pengusaha dan investor yang berani berinvestasi.

Baca juga: Serah Terima VidaView Makassar Lebih Cepat Sebulan

"Mereka tak lagi menunggu sampai situasi kondusif. Karena mereka percaya diri seiring fundamental ekonomi Makassar yang terbilang cukup kuat," tutur Johan kepada Kompas.com, Rabu (26/2/2020).

Pertumbuhan ekonomi kota berjuluk Anging Mamiri ini tercatat lebih dari 7 persen pada tahun 2019. Hal ini yang melecut meningkatnya kepercayaan diri pasar kelas menengah-atas.

Ciputra Group sendiri membukukan perolehan penjualan dengan lonjakan 75 persen lebih tinggi dibanding tahun 2018 dengan kontribusi terbesar dari rumah seharga Rp 2 miliar-Rp 4 miliar.

Kendati kue pasar menengah ke atas tidak sebesar kelas di bawahnya, namun Johan optimistis CitraLand Celebes, salah satu proyek yang tengah dikembangkan dapat diserap pasar.

Hal ini karena pasokan baru sangat terbatas jumlahnya. Oleh karena itu, Ciputra menangkap peluang ini dengan merilis produk baru, Vianca.

Project Manager CitraLand Celebes Makassar Engeline Suyanto mengatakan, Vianca dirilis untuk mengakomodasi permintaan yang menunjukkan tren meningkat.

"Sangat terasa sejak awal Januari 2020. Banyak calon konsumen bertanya tentang produk baru," kata Engeline.

Berbeda dengan tipe-tipe sebelumnya, menurut Engeline, Vianca dipasarkan serentang Rp 3,9 miliar hingga Rp 4,5 miliar.

Ciputra berani mematok harga lebih tinggi karena pasokan baru tidak ada, sementara permintaan mulai kembali normal.

“Tahap Pertama kami tawarkan terbatas hanya 6 unit," imbuh Engeline.

Dari Vianca, Ciputra berharap dapat meraup penjualan sekitar Rp 20 miliar.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau