Kompas.com - 12/02/2020, 12:34 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Menjual rumah bisa menjadi proses yang emosional. Namun jangan sampai emosi mengaburkan penilaian dan tujuan saat menjual tempat tinggal.

Supaya rumah cepat laku, Anda bisa memanfaatkan momentum serta fasilitas yang ada. Selain itu, ada etika yang perlu diperhatikan, yakni:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Pastikan rumah Anda siap

Hal ini mungkin tidak perlu dikatakan lagi. Setiap orang yang berniat menjual rumhanya pasti memasitkan kondisi hunian dalam keadaan dan tampilan paling baik.

Sebelum rumah Anda mulai ditawarkan, luangkan waktu untuk memastikan seluruh perbaikan hunian selesai.

Baca juga: Jurus Jitu Naikkan Harga Jual Rumah

Kemudian pertimbangkan untuk mempekerjakan petugas kebersihan untuk memberikan sentuhan terakhir. 

Mulai singkirkan barang-barang pribadi agar tidak memengaruhi penilaian calon pembeli.

2. Fleksibel

Jika Anda ingin rumah cepat terjual, luangkan waktu untuk bertemu dengan calon pembeli. Namun untuk saat ini, hal tersebut memang agak sulit dilakukan terutama jika Anda dan calon pembeli sama-sama disibukkan dengan pekerjaan dan kegiatan sehari-hari.

Tetapi, sangat penting bagi Anda untuk bisa meluangkan waktu melakukan pertemuan. Semakin banyak orang yang telah melihat rumah Anda, maka semakin besar pula kesempatan untuk mendapatkan penawaran.

Satu tips lagi, saat pertemuan atau kunjungan dengan caloon pembeli, sebisa mungkin tinggalkan mereka sendiri di dalam rumah.

Hal ini penting agar calon pembeli bisa merasakan suasana rumah Anda. Jika memungkinkan, bawa juga peliharaan Anda keluar dari rumah tersebut.

3. Menanggapi penawaran dengan cepat

Setelah Anda mendapatkan penawaran, maka penting untuk meresponsnya dengan cepat. Dengan cara ini, calon pembeli yakin dan tidak merasa dipermainkan.

Namun perlu diingat, setiap keputusan perlu dipikirkan sangat matang. Jika Anda membutuhan waktu untuk mengambil keputusan, beri tahu agen atau calon pembeli untuk meminta waktu memikirkan hal itu.

Baca juga: Begini Tips Menjual Rumah Tanpa Makelar

Selain itu, jika calon pembeli menawar dengan angka yang jauh dari harga yang ditetapkan jangan merasa terhina.

Bisa jadi calon pembeli memang kurang mengetahui harga apsaran rumah dan faktor apa saja yang membentuk harga.

Jika hal ini terjadi, Anda bisa mengatakan kepada agen dan calon pembelii alasan-alasan mengapa Anda tidak bisa melepaskan rumah tersebut dengan harga yang telah ditawarkan.

4. Terbuka pada permintaan calon pembeli

Tak jarang calon pembeli meminta penjual untuk menambahkan beberapa fitur. Jika menurut Anda hal tersebut masuk akal, tak ada salahnya menambahkan rumah dengan fitur-fitur tertentu.

 



Sumber Forbes
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.