Rumah Harvest City Bisa Dibeli Tanpa DP

Kompas.com - 10/02/2020, 15:56 WIB
Harvest City Dokumentasi Dwikarya Langgeng SuksesHarvest City

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk menggenjot pertumbuhan penjualan 25 persen tahun 2020 ini, PT Dwikarya Langgeng Sukses, membebaskan uang muka atau down payment ( DP) bagi konsumen yang membeli rumah di Harvest City, Cileungsi, Bogor.

Tawaran ini berlaku saat penyelenggaraan pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2020 pada 15-23 Februari 2020 di Jakarta Convention Center, Senayan.

Rumah yang ditawarkan sebanyak 600 unit dari tiga klaster yakni Sweet Hortensia, Sweet alba, dan Rosaline.

Deputy Chief Executive Officer (CEO) Dwikarya Langgeng Sukses Piter Simpony menuturkan, tak hanya bebas DP, calon konsumen juga dibebaskan datri biaya KPR.

Baca juga: Harvest City Terus Buka Peluang Ritel Garap Bisnis di Transyogi

"Penawaran ini hanya berlaku selama masa pameran," kata Piter dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin (10/2/2020).

Melalui program promosi ini, Piter optimistis, target pertumbuhan penjualan dapat terealisasi, seiring catatan pencapaian tahun lalu.

Saat itu, satu dari tiga klaster baru yang dipasarkan yakni Sweet Hortensia, menunjukkan progres penjualan signifikan dengan angka 200 unit terjual dari total 300 unit.

Klaster ini dikembangkan di atas lahan lahan seluas 5,1 hektar dengan ukuran mulai dari 30/66 meter persegi hingga 36/72 meter persegi.

Sementara dua klaster lainnya yakni Sweet Alba, dan Rosaline serta ruko Orchird Boulevard dibanderol seharga Rp 395 juta-Rp 1 miliar.

Piter mengklaim harga yang dipatok relatif terjangkau untuk kalangan kelas menengah-bawah. Terlebih untuk pembeli rumah pertama, dan end user.

Konsumen dengan segmen menengah ke bawah, demikian Piter, akan mencari produk dengan besaran cicilan sekitar Rp 3 jutaan per bulan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X