Harvest City Terus Buka Peluang Ritel Garap Bisnis di Transyogi

Kompas.com - 17/06/2019, 18:45 WIB
Narma Toserba di kawasan hunian Harvest City, Transyogi, Cibubur. Dok Harvest CityNarma Toserba di kawasan hunian Harvest City, Transyogi, Cibubur.
Editor Latief

CIBUBUR, KOMPAS.com - Harvest City terus membuka kerjasama dengan pebisnis, khususnya peritel, untuk membuka peluang usaha di salah satu kawasan terbesar di koridor Transyogi (Cibubur – Jonggol) tersebut.

Dua peritel besar yang terakhir masuk ke kawasan itu adalah Narma Toserba dan Kentucky Fried Chicken (KFC). Keduanya membuka gerai tepat menjelang lebaran Idul Fitri lalu.

"Sebagai wilayah yang masih terus berkembang, Harvest punya memiliki prospek bisnis yang cerah, apalagi di sekitar perumahan ini banyak tumbuh perumahan berbagai segmen dan penghuninya adalah potential market bagi makanan cepat saji," kata Yulius Agung, Development Head PT. Fast Food Indonesia Yulius Agung, Senin (17/6/2019).

Lebih dari itu, lanjut Yulius, pertumbuhan kawasan Harvest City akan semakin cepat, ketika Jalan Tol JORR2 Cimanggis - Cibitung dibuka. Apalagi, saat ini pengembangan Harvest baru 10 persen atau sekitar 135 hektare yang meliputi 11 klaster, beberapa area komersial dan fasilitas umum dan sosial (fasum/fasos) dan sudah dihuni oleh sekitar 6.000 KK (kepala keluarga) atau sekitar 24.000 jiwa.

"Artinya, ini kan pasar potensial untuk banyak usaha, apalagi Harvest ada jalur utama Transyogi, dan berhadapan langsung dengan destinasi rekreasi seperti Mekarsari. Jalurnya kan cukup ramai, apalagi setelah Gerbang II Harvest City di Kabupaten Bekasi dibuka untuk ke akses Cibarusa, Cibitung, Cikarang, dan kawasan industri MM2100, akan makin hidup," tambah Yulius.

Yulius mengaku optimistis Narma Toserba bisa tumbuh pesat, apalagi tren hunian kelas menengah belakangan ini terus mencari daerah pingggiran yang dekat dengan Jakarta. Sejauh ini gerai Narma di Harvest City merupakan yang terbesar setelah gerainya di Narogong, Bekasi.

Dia menjelaskan, sejauh ini peritel yang sudah menyatakan minatnya dan melaksanakan MoU (Memorandum of Understanding) dengan PT Dwigunatama Rintis Prima (pengembang Harvest City) adalah supermarket bahan bangunan dan restoran.

"Kami juga sedang menyiapkan shopping arcade seluas kurang lebih 50.000 meter persegi di depan kantor pemasaran. Targetnya, akan masuk 10 merek ternama di bidang kuliner dan makanan. Sekarang sedang dalam tahap negosiasi dengan peritel yang akan masuk," ujarnya.

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Harvest City Hendry Nurhalim, mengatakan bahwa manajemen Harvest City optimis kehadiran berbagai jenis usaha di kawasan huniannya akan berdampak positif terhadap percepatan pembangunan dan peningkatan nilai investasi properti di kawasan Transyogi.

Hendry memperkirakan, perkembangan kawasan bisnis semakin cepat ketika akses penghubung (infrastruktur jalan) antara Cibubur - Bekasi dan Cikarang makin terbuka sehingga bisa menjadi kawasan central destinasi hunian, bisnis, hiburan dan wisata.

"Kami perkirakan tiga sampai empat tahun ke depan geliat bisnis di sini akan semakin ramai dan harga rumah bisa naik dua kali lipat. Dua tahun ke depan ditargetkan penduduk di Harvest bisa mencapai 10 ribu KK," kata Hendry.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X