3 Alternatif Pemanfaatan Jalan Tol yang Telah Habis Masa Konsesinya

Kompas.com - 07/02/2020, 20:19 WIB
Media briefing Jasa Marga, Jumat (7/2/2020). Kompas.com/Rosiana HaryantiMedia briefing Jasa Marga, Jumat (7/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Corporate Secretary PT Jasa Marga (Persero) Tbk Agus Setiawan mengatakan perseroan akan menyerahkan pengelolaan 13 ruas tol kepada Pemerintah pada tahun 2024 mendatang.

Namun demikian Agus mengaku hingga saat ini belum mengetahui mekanisme pemanfaatan ruas-ruas tol setelah diberikan ke pemerintah.

Meski begitu, dia menyebut ada tiga alternatif yang dapat dilakukan untuk memanfaatkan jalan bebas hambatan yang telah habis masa konsesinya. 

Baca juga: Jokowi Puji Gubernur Kalsel, Mampu Berkolaborasi Bangun TPA Regional

Alternatif pertama, jika jalan bebas hambatan yang telah diserahkan dioperasikan tanpa tarif, maka akan membebani pajak. Ini karena pemerintah harus mengeluarkan dana khusus untuk pemeliharaan.

"Kami belum punya contoh kasus, cuma kami lihat, kalau oleh pemerintah, kemudian investasi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) selesai kemudian dioperasikan tanpa dikenakan tarif, artinya ruas tersebut akan membebani pajak," ucap Agus di Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Akan tetapi, jika ruas-ruas tersebut dibiarkan tanpa pemeliharaan maka akan terjadi kerusakan.

Lalu kemungkinan kedua, jalan bebas hambatan itu akan ditenderkan. Menurutnya pemerintah bisa saja melakukan tender untuk pengoperasian serta pemeliharaan untuk ruas-ruas yang telah diserahkan.

Menurut Agus, selama ini Pemerintah secara langsung tidak mendapatkan pendapatan dari pengoperasian jalan tol. Hal ini berbeda dengan badan usaha yang mendapatkan pendapatan dari deviden.

Jika langkah ini diterapkan, maka tender yang dilakukan Pemerintah akan digunakan untuk membiayai pemeliharaan jalan.

"Nah kalau pola itu digunakan sama Pemerintah, artinya tender itu akan digunakan untuk membiayai operasi, perbaikan, dan Sumber Daya Manusia (SDM)," kata dia.

Sementara alternatif ketiga, Pemerintah bisa melakukan tender untuk ruas-ruas tersebut dengan kriteria tertentu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelindo Ajak Investor Bangun Industri di Kualatanjung

Pelindo Ajak Investor Bangun Industri di Kualatanjung

Konstruksi
Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun 'Little Singapore' di Tangerang

Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun "Little Singapore" di Tangerang

Perumahan
Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Konstruksi
Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Konstruksi
Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode 'Dynamic Compaction'

Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode "Dynamic Compaction"

Konstruksi
Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Konstruksi
Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Berita
Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Konstruksi
BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

Berita
Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Berita
Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

Berita
Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Konstruksi
Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Apartemen
Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X