Akibat Alih Fungsi Lahan, Luas Sawah Susut 287.000 Hektar

Kompas.com - 04/02/2020, 15:49 WIB
Menteri ATR/BPN Sofyan A Djalil, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, dan Menteri Pertanian Syarul Yasin Limpo merilis luas baku lahan pertanian Nasional, di Kementerian Pertanian, Jakarta, (4/2/2020).
Suhaiela Bahfein/Kompas.comMenteri ATR/BPN Sofyan A Djalil, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, dan Menteri Pertanian Syarul Yasin Limpo merilis luas baku lahan pertanian Nasional, di Kementerian Pertanian, Jakarta, (4/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski terjadi peningkatan luas baku lahan sawah Nasional pada tahun 2019, nyatanya menyusut 287.000 hektar dibanding tahun 2013.

“Jika dibandingkan dengan tahun 2013 terjadi penurunan sebanyak 287.000 hektar,” ucap Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil di Kementerian Pertanian, Jakarta, (4/2/2020).

Tahun 2013 lalu, Kementerian ATR/BPN mencatat luas baku lahan sawah Nasional sekitar 7,75 juta hektar.

Menurut Sofyan, penyusutan sebanyak itu terjadi akibat alih fungsi lahan seperti pembangunan infrastruktur maupun industri.

Sebelumnya, Kementerian ATR/BPN merilis luas baku tanah Nasional tahun 2019 seluas 7,46 juta hektar.

Baca juga: Luas Baku Tanah Sawah Nasional 2019 Seluas 7,46 Juta Hektar

Angka tersebut didapat setelah Kementerian ATR/BPN melakukan verifikasi ulang dengan menggunakan perhitungan luas panen melalui metode Kerangka Sampel Area (KSA) dan citra satelit.

Sebelumnya, tahun 2018 lalu Kementerian ATR/BPN mencatat angka luas baku tanah sawah Nasional sebesar 7,10 juta hektar yang dianggap tidak akurat.

Dengan perhitungan ulang tersebut, terjadi peningkatan luas baku tanah sawah Nasional tahun 2019 sekitar 350.000 hektar dibanding tahun 2018 lalu.

Penambahan luas baku tanah sawah nasional tersebut didapatkan setelah verifikasi antar tim Kementerian ATR/BPN, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, serta Kementerian Pertanian di daerah Jawa Timur, Lampung, Sulawesi Selatan, Yogyakarta, dan Bangka Belitung.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X