IKEA Tarik Produk yang Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

Kompas.com - 15/01/2020, 20:41 WIB
Ilustrasi produk travel mug Troligtvis Made in India. Dok. PT Emerson Asia PacificIlustrasi produk travel mug Troligtvis Made in India.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan furntitur asal Swedia IKEA meminta pelanggan berhenti menggunakan travel mug Troligtvis bertanda “Made in India”.

Hal itu menyusul adanya laporan pengujian yang menunjukkan bahwa produk tersebut mengandung bahan kimia melebihi ambang batas yang ditentukan.

"Oleh karena itu, IKEA meminta pelanggan yang memiliki travel mug ini untuk mengembalikan produk ke toko IKEA mana pun," terang IKEA Indonesia melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu, (15/1/2020).

IKEA melanjutkan, semua jenis produk mereka terus diuji dan harus memenuhi standar, persyaratan, dan undang-undang yang berlaku.

Belum lama ini, IKEA menerima laporan pengujian yang menunjukkan bahwa travel mug  Troligtvis "Made in India" mengandung tingkat Dibuthyl phthalate (DBP) melebihi ambang batas yang ditentukan.

Baca juga: IKEA Sentul City Resmi Dibuka

IKEA sendiri telah melarang semua penggunaan phthalate dalam produk yang berkontak langsung dengan makanan.

"Saat ini, penyelidikan menunjukkan bahwa travel mug bertanda "Made in India" mungkin terpengaruh dan IKEA melakukan penarikan kembali mug meski risiko berdampak negatif langsung pada kesehatan pengguna sangat rendah," tulis keterangan tersebut.

Travel mug Troligtvis milik IKEA ini dipasarkan sejak Oktober 2019. IKEA meminta pelanggan yang memiliki travel mug dengan tanda “Made in India” untuk mengembalikan produk ke toko IKEA.

Sebagai gantinya, pelanggan mendapatkan pengembalian penuh berupa IKEA return voucher. Pelanggan tak perlu memberikan bukti pembelian berupa tanda terima untuk mendapatkan return voucher.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nongsa D-Town Diresmikan, Ada Pusat Film dan Animasi Ala Hollywood

Nongsa D-Town Diresmikan, Ada Pusat Film dan Animasi Ala Hollywood

Berita
Daliana Suryawinata, Satu-satunya Arsitek Perempuan Indonesia yang Masuk Daftar Architizer A+A Awards

Daliana Suryawinata, Satu-satunya Arsitek Perempuan Indonesia yang Masuk Daftar Architizer A+A Awards

Arsitektur
Saltmine Raup Pendanaan Seri A Senilai Rp 285 Miliar

Saltmine Raup Pendanaan Seri A Senilai Rp 285 Miliar

Perkantoran
Perluas Jangkauan Pasar, ACP Tunjuk Travelio Kelola LRT City Ciracas

Perluas Jangkauan Pasar, ACP Tunjuk Travelio Kelola LRT City Ciracas

Apartemen
Tingkatkan Minat Baca, Lotte Renovasi Tiga Perpustakaan Sekolah di Jakarta

Tingkatkan Minat Baca, Lotte Renovasi Tiga Perpustakaan Sekolah di Jakarta

Fasilitas
Setelah PPN, Pengembang Minta BPHTB Diturunkan Jadi 2,5 Persen

Setelah PPN, Pengembang Minta BPHTB Diturunkan Jadi 2,5 Persen

Berita
Krakatau Bandar Samudera dan KAI Siapkan Infrastruktur Logistik Terintegrasi

Krakatau Bandar Samudera dan KAI Siapkan Infrastruktur Logistik Terintegrasi

Kawasan Terpadu
Pertama Kali dalam Sejarah Beli Rumah Bebas PPN, REI: Harus Dimanfaatkan Konsumen

Pertama Kali dalam Sejarah Beli Rumah Bebas PPN, REI: Harus Dimanfaatkan Konsumen

Berita
Mata Air Hilang akibat Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, Ini Tanggapan KCIC

Mata Air Hilang akibat Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, Ini Tanggapan KCIC

Berita
Masuki Tahap Akhir, Konstruksi Tol Cengkareng-Kunciran Tuntas Maret 2021

Masuki Tahap Akhir, Konstruksi Tol Cengkareng-Kunciran Tuntas Maret 2021

Berita
Restorative Justice Tata Ruang Diterapkan, Ahli: Berkaitan dengan Pemulihan

Restorative Justice Tata Ruang Diterapkan, Ahli: Berkaitan dengan Pemulihan

Kawasan Terpadu
[POPULER PROPERTI] Lintasan Balap MotoGP The Mandalika Mulai Diaspal

[POPULER PROPERTI] Lintasan Balap MotoGP The Mandalika Mulai Diaspal

Berita
Pemerintah Terapkan Restorative Justice bagi Pelanggar Tata Ruang, Apa Itu?

Pemerintah Terapkan Restorative Justice bagi Pelanggar Tata Ruang, Apa Itu?

Kawasan Terpadu
PPN Rumah Rp 2 Miliar-Rp 5 Miliar Didiskon Pemerintah 50 Persen

PPN Rumah Rp 2 Miliar-Rp 5 Miliar Didiskon Pemerintah 50 Persen

Berita
Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur Insentif Sektor Hotel, Kafe dan Restoran

Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur Insentif Sektor Hotel, Kafe dan Restoran

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X