Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com - Posisi Benny Tjokrosaputro di jajaran dewan direksi PT Hanson International Tbk (MYRX) akan dibicarakan dalam pertemuan dewan direksi hari ini, Rabu (15/1/2020).
Hal ini menyusul penangkapan Benny oleh Kejaksaan Agung pada Selasa (14/1/2020) sore. Benny ditangkap karena terkait kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
"Iya kami baru akan kumpul para direksi besok (Rabu, red)," ujar Direktur PT Hanson International Tbk Adnan Tabrani kepada Kompas.com.
Sebelumnya, Benny Tjokro menjabat sebagai Komisaris Utama perusahaan, dan yang menempati posisi sebagai Direktur Utama adalah Rony Agung Suseno.
Namun, karena ada permasalahan pinjaman individual sebesar Rp 1 triliun, posisi Direktur Utama beralih kembali kepada Benny Tjokro.
Baca juga: Benny Tjokro Ditahan Kejagung, Hanson Pastikan Proyek Jalan Terus
Kembalinya Benny Tjokro memegang tampuk pimpinan ini atas permintaan manajemen PT Hanson International Tbk sendiri dan disetujui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (13/11/2019).
Selain itu, kepiawaiannya dalam menangani isu negatif yang menerpa perseroan belum dapat ditandingi profesional mana pun.
Berikut ini informasi struktur organisasi terbaru PT Hanson International Tbk pasca-RUPSLB:
Dewan Komisaris
Dewan Direksi
Untuk diketahui, PT Hanson International Tbk saat ini tengah mengembangkan perumahan skala kota bersama PT Ciputra Development Tbk dengan skema Kerja Sama Operasi (KSO).
Proyek tersebut bertajuk Citra Maja Raya, di Kabupaten Lebak, Banten, seluas 2.600 hektar dari total rencana pengembangan 3.000 hektar.
Selain itu, PT Hanson International Tbk juga tengah mengembangkan Forest Hill di Parungpanjang, Kabupaten Bogor seluas 2.000 hektar, dan Millenium City di Serpong, Banten, seluas 3.000 hektar.
Untuk mengembangkan Millenium City, PT Hanson International Tbk bekerja sama dengan Centuries Property Group Indonesia, konglomerasi properti milik Tan Kian.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.