Sejumlah Masalah Menghantui Koridor Timur Jakarta

Kompas.com - 14/01/2020, 12:27 WIB
Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda dalam acara Jakarta Eastern Corridor Market Highlight di Jakarta, Senin (13/1/2020). Kompas.com/Rosiana HaryantiDirektur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda dalam acara Jakarta Eastern Corridor Market Highlight di Jakarta, Senin (13/1/2020).

Bahkan dia berpendapat fasilitas penunjang lain seperti rumah sakit, sekolah, dan mal masih terbatas.

"Jadi bagaimana mereka mau tinggal di sana kalau fasilitas belum affordable. Transformasi kota di timur Jakarta harus lebih giat lagi," tutur Ali.

Pembangunan kawasan perumahan di area industri juga harus direncanakan dengan baik.

Wilayah perumahan sebaiknya terpisah dengan area industri. Sebab, jika perencananannya kurang baik, akan terjadi kesemrawutan.

Selain itu, kondisi pasar saat ini masih dibayangi mismatch. Menurut Ali, pengembang saat ini harus menyediakan rumah dengan harga terjangkau.

"Kalau ada pengembang yang bisa menangkap ide ini, itu luar biasa," tuntas dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X