Mengupas Potensi Koridor Timur Jakarta

Kompas.com - 13/01/2020, 19:00 WIB
Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda dalam acara Jakarta Eastern Corridor Market Highlight di Jakarta, Senin (13/1/2020). Kompas.com/Rosiana HaryantiDirektur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda dalam acara Jakarta Eastern Corridor Market Highlight di Jakarta, Senin (13/1/2020).

Dengan demikian pertumbuhannya mencapai 21,5 persen selama kurun 9 tahun. Pertumbuhan ini kalah jauh dibanding harga tanah di koridor barat Jakarta.

Dalam kurun waktu yang sama, pertumbuhannya mencapai 30,2 persen dengan posisi terakhir senilai Rp 11,7 juta per meter persegi dari sebelumnya Rp 3,4 juta per meter persegi.

Potensi pasar

Ali menambahkan, meski potensi pasar dan permintaan demikian banyak, tetapi belum banyak pengembang yang meliriknya.

Berdasarkan survei IPW, permintaan berasal dari para ekspatriat yang bekerja di area ini.

Mayoritas ekspatriat berasal dari Jepang dengan jumlah mencapai 7.442 jiwa lalu diikuti oleh Korea dengan 3.842, dan negara-negara lain.

Baca juga: Gencarkan Investasi, Pemerintah Bangun 19 Kawasan Industri Prioritas

Selain itu, daya beli masyarakat setempat juga dinilai sangat potensial. Penghasilan masyarakat antara Rp 2,5 juta sampai Rp 4,5 juta sebesar 31,72 persen dari total populasi 3,24 juta jiwa.

Kemudian mereka yang memiliki penghasilan di atas Rp 4,5 juta sebanyak 51,39 persen. Lalu warga dengan penghasilan Rp 7 juta hingga Rp 12 juta sebesar 26,3 persen.

Adapun mereka yang berpenghasilan lebih dari Rp 12 juta sebanyak 16,7 persen dari populasi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X